Rebutan Transfer Minyak, China dan AS Diam-diam Perang Dingin di Irak
Jum'at, 19 Juli 2024 - 07:34 WIB
loading...
Pemandangan kilang minyak Baiji 180 kilometer sebelah utara Baghdad. FOTO/iStock Photo
A
A
A
JAKARTA - China mendorong yuan untuk transfer perdagangan dengan Irak tapi justru anggota BRICS ini menerima tamparan balik. Irak telah memutuskan untuk menghentikan semua transaksi keuangan dalam yuan China yang diikuti oleh arahan dari Federal Reserve AS.
Adapun arahan tersebut menyoroti kekhawatiran mengenai potensi manipulasi beberapa transfer minyak dan gas yang menuduh adanya ketidakberesan dan masalah keuangan. Perkembangan ini membuat upaya anggota BRICS mendorong yuan dalam perdagangan di Irak tertunda. Bagi yang belum tahu, Federal Reserve AS membuat banyak keputusan atas nama Bank Sentral Irak.
Baca Juga: TV Kremlin Ungkap Rusia Targetkan 5 Kota NATO: Hanya 3 Rudal, Peradaban Runtuh!
Pendapatan minyak Irak disimpan di Federal Reserve AS. Dana tersebut kemudian ditransfer oleh FBI ke Bank Sentral Irak setelah melalui suatu proses. Oleh karena itu, The Fed memiliki pengaruh dan kekuatan pengambilan keputusan bersama dengan pemerintah Irak dan pejabat Bank Sentral Irak.
Sejak 2023, Bank Sentral Irak telah mengambil beberapa langkah untuk menstabilkan mata uang lokal dan ekonomi negara tersebut.
Adapun arahan tersebut menyoroti kekhawatiran mengenai potensi manipulasi beberapa transfer minyak dan gas yang menuduh adanya ketidakberesan dan masalah keuangan. Perkembangan ini membuat upaya anggota BRICS mendorong yuan dalam perdagangan di Irak tertunda. Bagi yang belum tahu, Federal Reserve AS membuat banyak keputusan atas nama Bank Sentral Irak.
Baca Juga: TV Kremlin Ungkap Rusia Targetkan 5 Kota NATO: Hanya 3 Rudal, Peradaban Runtuh!
Pendapatan minyak Irak disimpan di Federal Reserve AS. Dana tersebut kemudian ditransfer oleh FBI ke Bank Sentral Irak setelah melalui suatu proses. Oleh karena itu, The Fed memiliki pengaruh dan kekuatan pengambilan keputusan bersama dengan pemerintah Irak dan pejabat Bank Sentral Irak.
Sejak 2023, Bank Sentral Irak telah mengambil beberapa langkah untuk menstabilkan mata uang lokal dan ekonomi negara tersebut.
Lihat Juga :