Masih Bantu Rusia, AS Ancam China dengan Sanksi Baru

Minggu, 21 Juli 2024 - 12:23 WIB
loading...
A A A
Sullivan mengungkit perintah Presiden AS Joe Biden pada akhir 2023, yang memungkinkan Departemen Keuangan AS untuk menjatuhkan sanksi terhadap bank-bank yang membiayai produksi barang-barang penggunaan ganda yang membantu industri pertahanan Rusia.

"Kewenangan ini tidak diberikan secara cuma-cuma," tambah penasihat keamanan nasional AS itu. "Kami menerapkannya sehingga ketika kami menemukan bank yang kami rasa termasuk dalam rezim sanksi tersebut, kami dapat melakukan sesuatu," tandasnya.

"Saya tidak memiliki prediksi hari ini, tetapi saya hanya akan memberi tahu Anda bahwa kami telah, dari waktu ke waktu, mengumpulkan alat untuk dapat merespons perilaku semacam ini. Dan kami akan merespons perilaku semacam ini."

Washington telah memperingatkan Beijing sebelumnya tentang kemungkinan sanksi karena mendukung industri pertahanan Rusia. Pernyataan Sullivan mengindikasikan bahwa pembatasan baru sudah dekat, demikian laporan Bloomberg.

China akan merespons ketika AS memberikan bukti konkret tentang transaksi keuangan yang melanggar sanksi yang dijatuhkan terhadap Rusia oleh AS. "Tetapi, secara garis besar, gambarannya tidak bagus dengan perusahaan-perusahaan China yang terus membantu upaya perang Rusia, tambah Sullivan," ujar Sullivan dikutip dari Kyiv Independent, Minggu (21/7/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rekomendasi
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise dan Baby Soleil Jadi Sorotan, Perhiasan yang Dipakai Tembus Rp1,2 Miliar
Berita Terkini
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved