G7 Soal Pembekuan Aset Rusia, AS Kantongi Rp97 Triliun

Kamis, 25 Juli 2024 - 21:54 WIB
loading...
G7 Soal Pembekuan Aset...
Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G7 berkumpul di Rio de Janeiro membahas soal penggunaan aset-set Rusia yang dibekukan. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Negara-negara G7 belum mengambil keputusan mengenai isu penggunaan aset-aset Rusia yang dibekukan untuk mendukung Ukraina. Hal itu diungkapkan Menteri Keuangan Jepang Shun'ichi Suzuki dalam pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank-bank sentral negara-negara G7 di Rio de Janeiro.

"Tidak ada keputusan yang dibuat saat ini. Kami akan melanjutkan diskusi," ujar dia dikutip TASS dari kantor berita Kyodo, Kamis (25/7/2024).

Uni Eropa, Kanada, Amerika Serikat, dan Jepang telah membekukan sekitar USD300 miliar aset Rusia setelah dimulainya operasi militer khusus. Dari jumlah tersebut, sekitar USD6 miliar atau setara Rp97 triliun berada di Amerika Serikat, dan sebagian besar berada di Eropa, termasuk di platform internasional Euroclear di Belgia sebanyak USD210 miliar disimpan di sana.

Baca Juga: Panglima Militer Ukraina Akui Ganasnya Sistem Rudal Rusia Membuat F-16 AS Rentan

Para pemimpin negara-negara G7 dalam sebuah KTT di Italia pada 13 Juni mencapai kesepakatan mengenai alokasi USD50 miliar untuk Ukraina dengan mengorbankan keuntungan dari aset-aset Rusia yang dibekukan hingga akhir 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Rekomendasi
Tak Mau Berhenti di...
Tak Mau Berhenti di Indonesian Idol, Dandy Panjawi Siap Sikat Casting Film hingga Rilis Mini Album?!
Eks Hakim Agung Ad Hoc...
Eks Hakim Agung Ad Hoc Sebut Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Kejahatan Luar Biasa: Berbuntut Persoalan Negara
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved