Suwun Pak Jokowi, Jutaan Partini Kini Bisa Mengembangkan Usahanya
Senin, 24 Agustus 2020 - 18:29 WIB
loading...
A
A
A
Karena sulitnya mendapat pekerjaan, ia mencoba peruntungan berjualan pecel keliling dengan keranjang yang digendong dipunggungnya. Ia mencontoh pedagang pecel keliling di kampungnya di Jawa Tengah.
Setiap harinya, Partini mulai berjualan pukul 15.00 WIB dan pulang ke rumah pada pukul 19.00 WIB. Memilih menjual dagangannya secara berkeliling, menurut Partini, lebih efisien dan efektif, karena bisa langsung mendekati konsumen.
“Hidup di Jakarta itu keras, kalau tidak kuat berusaha maka tidak bisa hidup. Kenapa saya tidak sewa tempat, karena kalau sewa harganya mahal. Saat itu saya tidak punya modal,” katanya.
Kini ia berharap usahanya semakin berkembang dengan adanya bantuan dari pemerintah. Seperti ke depannya ia dapat membeli gerobak sehingga dapat memuat banyak dagangan. ( Baca juga:Pengusaha Cilik Diminta Presiden Segera Ngecek Rekeningnya, Aya Naon Ya? )
Pemerintah memberikan Banpres Produktif Rp2,4 juta sebagai modal usaha bagi 9,1 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Bantuan itu disalurkan kepada para penerima melalui transfer rekening oleh sejumlah bank, salah satunya BRI.
Sebelumnya, Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengatakan dana bantuan ini bersumber dari pemerintah dan bank hanya sebagai penyalur saja. Dalam mendukung penyaluran Banpres Produktif ini, BRI menyiapkan sistem penyaluran yang akuntabel dan sosialisasi ke penerima yang memenuhi kriteria.
“BRI siapkan sistem dan mengkomunikasikan dengan baik dan benar. Melalui penyaluran Banpres Produktif ini diharapkan bisa menggerakkan ekonomi,” ujar Sunarso.
Setiap harinya, Partini mulai berjualan pukul 15.00 WIB dan pulang ke rumah pada pukul 19.00 WIB. Memilih menjual dagangannya secara berkeliling, menurut Partini, lebih efisien dan efektif, karena bisa langsung mendekati konsumen.
“Hidup di Jakarta itu keras, kalau tidak kuat berusaha maka tidak bisa hidup. Kenapa saya tidak sewa tempat, karena kalau sewa harganya mahal. Saat itu saya tidak punya modal,” katanya.
Kini ia berharap usahanya semakin berkembang dengan adanya bantuan dari pemerintah. Seperti ke depannya ia dapat membeli gerobak sehingga dapat memuat banyak dagangan. ( Baca juga:Pengusaha Cilik Diminta Presiden Segera Ngecek Rekeningnya, Aya Naon Ya? )
Pemerintah memberikan Banpres Produktif Rp2,4 juta sebagai modal usaha bagi 9,1 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Bantuan itu disalurkan kepada para penerima melalui transfer rekening oleh sejumlah bank, salah satunya BRI.
Sebelumnya, Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengatakan dana bantuan ini bersumber dari pemerintah dan bank hanya sebagai penyalur saja. Dalam mendukung penyaluran Banpres Produktif ini, BRI menyiapkan sistem penyaluran yang akuntabel dan sosialisasi ke penerima yang memenuhi kriteria.
“BRI siapkan sistem dan mengkomunikasikan dengan baik dan benar. Melalui penyaluran Banpres Produktif ini diharapkan bisa menggerakkan ekonomi,” ujar Sunarso.
(uka)
Lihat Juga :