Laba MNCN Meningkat 6% Jadi Rp883 Miliar di Semester I-2024
Kamis, 01 Agustus 2024 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Adapun perseroan membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp4,35 triliun pada semester I ini atau turun tipis 2% dari paruh pertama 2023 yang sebesar Rp4,45 triliun. Khusus kuartal II ini, pendapatan perseroan naik tipis 1% menjadi Rp2,02 triliun dari sebelumnya kuartal II-2023 sebesar Rp2 triliun.
Jika dirinci, pendapatan iklan mendulang Rp3,37 triliun pada semester I-2024 atau turun 13 persen dari sebelumnya semester I-2023 sebesar Rp3,89 triliun. Untuk mengatasi penurunan pada bisnis non-digital perseroan, MNCN saat ini mengambil langkah-langkah proaktif dengan
mendiversifikasi operasinya melalui berbagai inisiatif baru dalam bisnis kunci lainnya.
Pendapatan konten setelah eliminasi mencapai Rp602 miliar dari sebelumnya Rp262 miliar. Realisasi ini meningkat signifikan sebesar 129 persen YoY. Sementara pendapatan berlangganan meningkat 28 persen dari Rp249 miliar menjadi Rp320 miliar.
Hal ini didukung oleh perpaduan konten yang berkualitas tinggi seperti program olahraga (berbagai pertandingan sepak bola timnas Indonesia, RCTI Premium Sports, dan EURO 2024), konten original, serta berbagai kemitraan dengan operator telekomunikasi, e-commerce, dan penyedia ISP yang mendorong pelanggan baru.
Untuk beban langsung Perseroan tercatat turun 4 persen yoy menjadi Rp2,02 triliun dari sebelumnya Rp2,11 triliun. Penurunan ini karena karena efisiensi pengadaan konten dan beberapa judul TV yang diproduksi di Movieland. Movieland telah menyelesaikan 68% dari proses pembangunannya dan memiliki berbagai backlot dan fasad yang dapat digunakan untuk produksi konten.
Jika dirinci, pendapatan iklan mendulang Rp3,37 triliun pada semester I-2024 atau turun 13 persen dari sebelumnya semester I-2023 sebesar Rp3,89 triliun. Untuk mengatasi penurunan pada bisnis non-digital perseroan, MNCN saat ini mengambil langkah-langkah proaktif dengan
mendiversifikasi operasinya melalui berbagai inisiatif baru dalam bisnis kunci lainnya.
Pendapatan konten setelah eliminasi mencapai Rp602 miliar dari sebelumnya Rp262 miliar. Realisasi ini meningkat signifikan sebesar 129 persen YoY. Sementara pendapatan berlangganan meningkat 28 persen dari Rp249 miliar menjadi Rp320 miliar.
Hal ini didukung oleh perpaduan konten yang berkualitas tinggi seperti program olahraga (berbagai pertandingan sepak bola timnas Indonesia, RCTI Premium Sports, dan EURO 2024), konten original, serta berbagai kemitraan dengan operator telekomunikasi, e-commerce, dan penyedia ISP yang mendorong pelanggan baru.
Untuk beban langsung Perseroan tercatat turun 4 persen yoy menjadi Rp2,02 triliun dari sebelumnya Rp2,11 triliun. Penurunan ini karena karena efisiensi pengadaan konten dan beberapa judul TV yang diproduksi di Movieland. Movieland telah menyelesaikan 68% dari proses pembangunannya dan memiliki berbagai backlot dan fasad yang dapat digunakan untuk produksi konten.
Lihat Juga :