Daftar Negara Eropa yang Berutang ke China, Awas Jebakan!

Senin, 05 Agustus 2024 - 20:18 WIB
loading...
A A A
Banyak negara sedang mengkaji kembali apa dampaknya berbisnis dengan China. Di Piraeus, dugaan kerusakan lingkungan akibat perluasan pelabuhan telah mendorong masyarakat setempat menggugat Cosco. Mereka khawatir atas pengerukan dasar laut yang tidak terkendali dan polusi yang ditimbulkan.

Selain itu ada kecemasan soal potensi 'jebakan utang' yang mungkin datang dengan investasi China di Yunani. Sementara itu Yunani bukan satu-satunya bagian di Eropa di mana miliaran dolar dari Beijing telah diinvestasikan.

4. Hongaria

Negara ini merupakan negara penerima investasi Belt and Road Initiative (BRI) terbesar di dunia pada tahun 2022. China telah mendanai pembangunan jalan raya baru dan membangun jalur kereta api di Hongaria, dari Budapest ke ibu kota Serbia, Beograd.

5. Montenegro

Montenegro mengambil pinjaman sebesar satu miliar dolar dari China pada tahun 2014 untuk membangun jalan raya baru, yang masih belum selesai. Utang yang jumlahnya lebih dari sepertiga anggaran tahunan Montenegro, terancam akan membuat negara itu bangkrut.

Munculnya kecemasan terhadap jebakan utang China, merujuk proyek besar lainnya di Eropa. Seperti halnya Serbia, begitu pula di Montenegro - yang sama-sama di luar orbit peraturan UE.

Jalan tol yang sudah lama digagas itu bertujuan meningkatkan perdagangan di negara Balkan tersebut - dengan menghubungkan pelabuhan Bar, di Laut Adriatik di selatan, ke perbatasan Serbia di utara. Tapi studi kelayakan Eropa berturut-turut menyimpulkan proyek itu akan terlalu rumit dan terlalu mahal.

Lalu datanglah China dengan investasi USD1 miliar. Itu bukan hadiah untuk Montenegro, tapi pinjaman yang harus dibayar kembali. Namun, enam tahun setelah pekerjaan konstruksi dimulai, baru sekitar 41km yang telah dibangun - menjadikannya salah satu jalan tol termahal di dunia.

6. Kroasia

Ketika investasi China mendapatkan banyak kritikan, ada salah satu proyek yang dianggap sebagai bentuk ideal dari kerja sama antara Timur dan Barat. Proyek tersebut adalah jembatan Pelješac yang menjadi proyek infrastruktur terbesar Kroasia.

Sebagian besar tagihan untuk proyek jembatan baru itu telah dibayar oleh UE (Uni Eropa) - karena Kroasia adalah anggotanya - tetapi jembatan itu dibangun oleh China. Mulai dari pekerja yang mengecat, menyapu, dan memasang aspal semuanya merupakan pekerja China.

Tapi sepertinya kontroversi tidak bisa lepas total dari proyek-proyek China, tak terkecuali yang satu ini. Tender dari The China Road and Bridge Corporation yang adalah BUMN China, 20% lebih murah dari pesaing terdekatnya. Para pesaingnya asal Eropa memprotes - tapi tidak bisa menghentikan kesepakatan itu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Rekomendasi
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Cerita Mutiara, Anak...
Cerita Mutiara, Anak Penjual Tahu Keliling yang Lolos ke ITB dan Raih KIP Kuliah
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved