Amerika Disebut Sudah Jatuh ke Dalam Resesi, Begini Penjelasannya
Selasa, 06 Agustus 2024 - 10:19 WIB
loading...
A
A
A
Jumlah pengangguran di seluruh AS naik 352.000 menjadi 7,2 juta, naik signifikan dari 5,9 juta yang tercatat setahun sebelumnya, ketika tingkat pengangguran adalah 3,5%.
Laporan hari Jumat semakin menyulut kekhawatiran bahwa Federal Reserve menunggu terlalu lama untuk memangkas suku bunga. Kekhawatiran resesi AS mengguncang pasar global pada hari Senin.
The Fed sebelunya pada tengah pekan kemarin memilih untuk mempertahankan suku bunga acuan AS di kisaran 5,25%-5,50%, di mana sudah lebih dari setahun tidak berubah. Ketua Fed, Jay Powell mengindikasikan bahwa penurunan suku bunga pertama dari era pasca-pandemi bisa muncul pada bulan September 2024, mendatang.
DiMartino Booth mengatakan kepada CNBC, bahwa The Fed tidak sepenuhnya harus disalahkan atas tingkat inflasi yang tinggi. Ia mengklaim bahwa "kebijakan suku bunga adalah instrumen yang tumpul."
Mantan orang dalam Fed itu juga menunjuk pada kecerdasan buatan (AI) sebagai alat utama bagi pemberi kerja yang ingin memangkas biaya. Ia memperkirakan, "selama enam hingga 18 bulan ke depan, AI akan... akan menjadi senjata pemusnah massal" dalam hal PHK.
Laporan hari Jumat semakin menyulut kekhawatiran bahwa Federal Reserve menunggu terlalu lama untuk memangkas suku bunga. Kekhawatiran resesi AS mengguncang pasar global pada hari Senin.
The Fed sebelunya pada tengah pekan kemarin memilih untuk mempertahankan suku bunga acuan AS di kisaran 5,25%-5,50%, di mana sudah lebih dari setahun tidak berubah. Ketua Fed, Jay Powell mengindikasikan bahwa penurunan suku bunga pertama dari era pasca-pandemi bisa muncul pada bulan September 2024, mendatang.
DiMartino Booth mengatakan kepada CNBC, bahwa The Fed tidak sepenuhnya harus disalahkan atas tingkat inflasi yang tinggi. Ia mengklaim bahwa "kebijakan suku bunga adalah instrumen yang tumpul."
Mantan orang dalam Fed itu juga menunjuk pada kecerdasan buatan (AI) sebagai alat utama bagi pemberi kerja yang ingin memangkas biaya. Ia memperkirakan, "selama enam hingga 18 bulan ke depan, AI akan... akan menjadi senjata pemusnah massal" dalam hal PHK.
(akr)
Lihat Juga :