alexametrics

MRT Jakarta Gandeng Seoul Metro Tingkatkan Operasional dan Pemeliharaan

loading...
MRT Jakarta Gandeng Seoul Metro Tingkatkan Operasional dan Pemeliharaan
PT MRT Jakarta menggandeng Seoul Metro, Korea terkait dengan Kerja Sama Pengembangan Kapasitas Operasi dan Pemeliharaan dalam Kereta Api Perkotaan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT MRT Jakarta menggandeng Seoul Metro, Korea terkait dengan Kerja Sama Pengembangan Kapasitas Operasi dan Pemeliharaan dalam Kereta Api Perkotaan. Penandatangan kesepakatan ini dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar dan Chief Executive Officer Seoul Metro, Taeho Kim.

Ruang lingkup Nota Kesepahaman ini meliputi pengeksplorasian dalam pengembangan pengoperasian dan pengelolaan pusat kendali operasi (OCC), pengembangan kemampuan perawatan rolling stock dan depo. Ditambah pengembangan pengetahuan atas kemampuan SAMBA (Smart Automatic Mechanical Big data Analysis-system) dan smart station.

Selanjutnya pengelolaan automatic fare collection (AFC); serta berbagai kegiatan knowledge sharing terkait lainnya. Rencananya Nota Kesepahaman ini akan berlaku selama dua tahun ke depan. Penandatanganan Nota Kesepahaman ini adalah kunjungan balasan sebagai tindak lanjut benchmarking PT MRT Jakarta pada Juni 2019 lalu di Korea Selatan.



Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar melihat bahwa Seoul Metro sebagai salah satu operator kelas dunia yang mengelola delapan jaringan dengan 340 kilometer jalur. "Kami menganggap perlu mendapatkan pengetahuan dari keandalan operasional mereka, terutama terkait penggunaan teknologi data raksasa (big data) dalam aspek operasional stasiun dan menjalankan rangkaian kereta,” jelasnya di Jakarta, Kamis (14/8/2019).

Lebih lanjut Ia berharap lewat kerja sama ini dapat meningkat kompetensi operasionalisasi MRT Jakarta. Seoul Metro dikenal sebagai peraih penghargaan Operational and Technological Excellence dari UITP (Union Internationale des Transports Publics) adalah the International Association of Public Transport untuk proyek "Introducing Observer Pattern-based system for failure prediction of railway facilities (SAMBA)”.

Sementara hadirnya MRT Jakarta menjadi terobosan baru bagi transportasi publik di kota ini. Tidak hanya akan meningkatkan mobilitas, MRT Jakarta juga akan memberikan manfaat tambahan, seperti perbaikan kualitas udara dan salah satu solusi mengatasi kemacetan, dengan adanya perubahan gaya hidup masyarakat Jabodetabek yang beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak