Saingi SWIFT, Platform Pembayaran BRICS Diluncurkan Oktober?

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 10:34 WIB
loading...
Saingi SWIFT, Platform...
Aliansi BRICS tengah menyiapkan platform pembayaran yang akan menepis penggunaan sistem SWIFT yang bergantung pada Barat. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Aliansi BRICS tengah mengembangkan platform pembayaran asli mereka sendiri untuk penyelesaian transaksi lintas batas tanpa menggunakan sistem SWIFT yang bergantung pada Barat. Berjalan dengan lancar, proyek ini kemungkinan akan diluncurkan pada pertemuan puncak blok tersebut di Kazan, Rusia, Oktober mendatang.

Kendati belum ada pengumuman resmi, BRICS diketahui kerap menggunakan pertemuan puncaknya sebagai landasan peluncuran pengumuman-pengumuman besar di masa lalu. Ketua Dewan Federasi Rusia Valentina Matviyenko baru-baru ini mengatakan, pengembangan BRICS Bridge - istilah yang disematkan untuk platform itu - berjalan dengan baik.

Baca Juga: Ramalan BRICS: Dunia Bakal Sepenuhnya 'Kubur' Dolar AS di 2031

"Saya telah berbicara dengan bank sentral dan kementerian keuangan. Segalanya berjalan dengan baik," katanya seperti dilansir WatcherGuru, Sabtu (10/8/2024).

BRICS Bridge memungkinkan negara-negara anggota aliansi tersebut, juga negara lainnya untuk menavigasi sistem SWIFT yang bergantung pada Barat. Hal itu searah dengan inisiatif de-dolarisasi yang dijalankan blok tersebut. "Jika hal ini berhasil, maka hal ini akan menjadi sebuah kejutan global, dalam arti yang terbaik," tegas Matviyenko.

Awal tahun ini, blok BRICS mengumumkan platform pembayarannya sendiri. Secara khusus, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov secara resmi mengumumkan proyek tersebut. Pembentukannya akan memungkinkan negara-negara selatan untuk tidak lagi bergantung pada dolar AS. Sebaliknya, hal ini akan mendorong penggunaan mata uang asli untuk penyelesaian perdagangan.

Baca Juga: Bendera Merah Hussain Dikibarkan di Iran, Apa Artinya?

Mengenai jadwal peluncurannya, Matviyenko mengatakan hal itu sedang dibahas bersama para perwakilan bank sentral dan kementerian keuangan seluruh negara BRICS, termasuk anggota baru. Dilaitkan dengan pelaksanaan KTT BRICS tahun ini, Matviyenko mengatakan bahwa mungkin saja platform itu akan disetujui pada saat itu. "Atau setidaknya diskusi akan menghasilkan keputusan tentang kapan dan dalam format apa hal itu harus diselesaikan," tuturnya.

KTT BRICS sejauh ini memang tidak asing dengan pengumuman besar. Pada KTT sebelumnya, aliansi tersebut mengumumkan upaya ekspansi pertamanya dalam lebih dari dua dekade. Hal ini menyebabkan Iran, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab (UEA) resmi bergabung dengan kelompok tersebut.

BRICS Bridge dinilai dapat memberikan dampak serupa pada tahun ini. Hal ini mewakili pendekatan dedolarisasi yang jelas terhadap perdagangan unilateral. Selain itu, platform ini dapat meningkatkan hubungan perdagangan secara keseluruhan antara negara-negara aliansi.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Rekomendasi
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Infografis
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved