Terungkap! Anggaran HUT RI ke-79 Capai Rp87 Miliar
Selasa, 13 Agustus 2024 - 12:57 WIB
loading...
Anggaran perayaan HUT RI ke 79 di Ibu Kota Nusantara (IKN) membengkak menjadi Rp87 miliar. Foto/Dok PUPR
A
A
A
JAKARTA - Direktur JenderalAnggaran Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata mengungkapkan alasan membengkaknya anggaran peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2024 yang kali ini juga digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurut Isa, anggaran untuk perayaan 17 Agustus naik menjadi Rp87 miliar memang karena dilakukan pada dua tempat dari sebelumnya yang hanya di Jakarta.
“Mengenai biaya perayaan HUT RI di IKN, jadi tahun ini kami menyiapkan anggaran Rp87 miliar untuk kegiatan perayaan 17an di IKN, kalau dibandingkan tahun lalu di Jakarta itu Rp53 miliar,” kata Isa menjawab pertanyaan MNC Portal dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Agustus 2024, Selasa (13/8/2024).
Baca Juga : Sedot Anggaran Rp1,45 Triliun, Ini Konsep Istana Wapres di IKN
Menurut Isa, kenaikan anggaran memang terkendala pengadaan alat-alat perayaan di IKN yang berada di Kalimantan Timur serta jamuan yang memang terbatas.
“Kenaikannya memang terutama karena pengadaan alat-alat perencana yang baru disana, terutama yang biaya serta rinciannya itu dengan biaya besar itu alat pelaksanaannya, penyiapan sarana fisiknya memang perlu dilakukan di tempat yang terpisah,” ungkap Isa.
“Dan jamuan juga lebih besar karena memang yang di Jakarta tersedia cukup sarana prasarana untuk jamuan,” imbuhnya.
Menurut Isa, anggaran untuk perayaan 17 Agustus naik menjadi Rp87 miliar memang karena dilakukan pada dua tempat dari sebelumnya yang hanya di Jakarta.
“Mengenai biaya perayaan HUT RI di IKN, jadi tahun ini kami menyiapkan anggaran Rp87 miliar untuk kegiatan perayaan 17an di IKN, kalau dibandingkan tahun lalu di Jakarta itu Rp53 miliar,” kata Isa menjawab pertanyaan MNC Portal dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Agustus 2024, Selasa (13/8/2024).
Baca Juga : Sedot Anggaran Rp1,45 Triliun, Ini Konsep Istana Wapres di IKN
Menurut Isa, kenaikan anggaran memang terkendala pengadaan alat-alat perayaan di IKN yang berada di Kalimantan Timur serta jamuan yang memang terbatas.
“Kenaikannya memang terutama karena pengadaan alat-alat perencana yang baru disana, terutama yang biaya serta rinciannya itu dengan biaya besar itu alat pelaksanaannya, penyiapan sarana fisiknya memang perlu dilakukan di tempat yang terpisah,” ungkap Isa.
“Dan jamuan juga lebih besar karena memang yang di Jakarta tersedia cukup sarana prasarana untuk jamuan,” imbuhnya.
Lihat Juga :