WSKT Masuk 19 BUMN Berpendapatan Besar versi Fortune
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 21:28 WIB
loading...
A
A
A
Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, Waskita terus berkomitmen mendorong perekonomian Indonesia. Sebagai BUMN Konstruksi, sambungnya, perseroan berkontribusi dalam mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia dengan mengutamakan keberlanjutan bisnis.
"Capaian itu akan menambah semangat Waskita untuk semakin meningkatkan produktivitas dan7 kinerja. Penghargaan ini sekaligus memacu Waskita agar terus bertransformasi dan berkomitmen dalam penguatan tata kelola atau Good Corporate Governance (GCG) dan manajemen risiko pada seluruh proses bisnis," kata Ermy.
Baca Juga: Jualan Rokok Ngebul, HM Sampoerna Kantongi Laba Bersih Rp2,2 Triliun
Dia menambahkan, dengan mengedepankan nilai AHLAK, Waskita terus berupaya menjadi BUMN yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Dijelaskan, kini perusahaan berkode saham WSKT tersebut tengah fokus meningkatkan kinerja keuangan.
Pada kuartal II 2024, Waskita Karya mengantongi pendapatan sebesar Rp 4,47 triliun. Pendapatan itu ditopang dari jasa konstruksi sebesar Rp 3,12 triliun. Ada pula penjualan beton atau precast yang berkontribusi sebesar Rp 610,96 miliar terhadap pendapatan perseroan. Kemudian ditambah oleh pendapatan jalan tol yang mencapai Rp 563,34 miliar.
"Capaian itu akan menambah semangat Waskita untuk semakin meningkatkan produktivitas dan7 kinerja. Penghargaan ini sekaligus memacu Waskita agar terus bertransformasi dan berkomitmen dalam penguatan tata kelola atau Good Corporate Governance (GCG) dan manajemen risiko pada seluruh proses bisnis," kata Ermy.
Baca Juga: Jualan Rokok Ngebul, HM Sampoerna Kantongi Laba Bersih Rp2,2 Triliun
Dia menambahkan, dengan mengedepankan nilai AHLAK, Waskita terus berupaya menjadi BUMN yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Dijelaskan, kini perusahaan berkode saham WSKT tersebut tengah fokus meningkatkan kinerja keuangan.
Pada kuartal II 2024, Waskita Karya mengantongi pendapatan sebesar Rp 4,47 triliun. Pendapatan itu ditopang dari jasa konstruksi sebesar Rp 3,12 triliun. Ada pula penjualan beton atau precast yang berkontribusi sebesar Rp 610,96 miliar terhadap pendapatan perseroan. Kemudian ditambah oleh pendapatan jalan tol yang mencapai Rp 563,34 miliar.
Lihat Juga :