alexametrics

OPEC Perpanjang Pengurangan Minyak, Harga Naik Lima Hari Beruntun

loading...
OPEC Perpanjang Pengurangan Minyak, Harga Naik Lima Hari Beruntun
Harga minyak naik karena OPEC perpanjang pengurangan produksi. Foto/Istimewa
A+ A-
SINGAPURA - Harga minyak mentah dunia terus meningkat pada Selasa (10/9/2019), menjadi peningkatan lima hari berturut-turut. Kenaikan harga ditopang oleh kebijakan OPEC dan negara non OPEC untuk memperpanjang pengurangan produksi.

Melansir dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 42 sen atau 0,7%, pada level USD63,01 per barel pada pukul 01:04 GMT, sementara harga minyak mentah AS, West Texas Intermediate naik 46 sen atau 0,8%, ke level USD58,31 per barel.

Kenaikan harga si emas hitam merespon pernyataan Menteri Energi baru Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman, yang ditunjuk oleh ayahnya Raja Salman pada Minggu (8/9).



Pangeran Abdulaziz, anggota lama delegasi Saudi untuk Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), mengatakan kebijakan Arab Saudi tidak akan berubah untuk memotong produksi minyak 1,2 juta barel per hari.

Dia menambahkan aliansi OPEC+, yaitu antara negara-negara OPEC dan negara-negara non-anggota dipimpin oleh Rusia akan memberlakukan pemotongan produksi hingga jangka panjang.

"Pertemuan negara-negara OPEC dan OPEC+ pada minggu ini di Abu Dhabi, telah memutuskan melanjutkan pengurangan produksi sehingga mendukung harga," terang Stephen Innes, ahli strategi pasar Asia Pasifik di AxiTrader di Singapura.

Pertemuan di Abu Dhabi untuk menjaga komitmen OPEC dan non OPEC, dimana produksi minyak Rusia pada Agustus kemarin telah melebihi kuota berdasarkan perjanjian OPEC+. Dan kenaikan harga minyak selama lima hari ini menjadi yang terpanjang sejak akhir Juli 2019.

Meski demikian, harga minyak bisa berbalik melemah akibat ketidakpastian seputar ekonomi global, imbas masih berlangsungnya perang perdagangan AS-China dan meningkatnya pasokan minyak Amerika Serikat.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak