LNE Bidik Penjualan Tertinggi untuk Truk China FAW
Minggu, 18 Agustus 2024 - 20:45 WIB
loading...
LNE optimistis penjualan truk asal China FAW bakal berkontribusi positif di Indonesia. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dealer mobil truk Indonesia PT Lancarjaya Nusantara Enjiniring (LNE) optimistis penjualan truk asal China FAW bakal berkontribusi positif di tanah air. LNE yakin mampu menjual mencapai penjualan tertinggi di akhir tahun 2024.
Direktur LNE, Timothy Pakpahan mengatakan, kontribusi positif tersebut mengingat masih besarnya pangsa pasar truk di tanah air untuk berbagai merek. "Kami optimis brand FAW memberikan hasil positif untuk setiap customer kami, mengingat kualitasnya juga tidak diragukan dimana FAW menjadi truk paling laris no 1 di China," ujar Timothy, dikutip Minggu (14/08/2024).
Mayoritas industri yang menggunakan produk ini meliputi industri pertambangan, kontruksi, perhutanan serta logistik. Timothy menjelaskan, keunggulan FAW terletak pada daya angkut dan tenaga yang lebih besar pada kendaraan truk di kelasnya.
"Yang kami kembangkan sekarang adalah layanan after sales kami, dimana LNE telah menjadi service center FAW di Indonesia. Optimisme itu juga didasari tingginya minat pelanggan dan mitra kami menyambut kehadiran brand FAW," ujarnya.
Baca Juga: Penjualan Motor di Indonesia Januari-Juli 2024 Tembus 3,7 Juta Unit
Sebelumnya, LNE menggelar gathering sejumlah pelanggan dan mitra industri di Jakarta pada pekan lalu (8/8/2024). Tema gathering bertajuk “Mutual Trusts, Mutual Benefits” merayakan inovasi dan kolaborasi terbaru melalui produk truk FAW asal China. LNE berbangga memimpin industri solusi truk melalui pabrikan FAW.
Pengalaman positif diungkapkan pelanggan FAW, di antaranya datang dari Hasan Tan pemilik PT Bina Bangun Esa. Ia menilai truk FAW menunjukkan kualitas dan performanya. "Kami ucapkan selamat tinggal untuk produk truk dari Jerman, dan kami ucapkan selamat datang untuk produk unggul dari China," ujarnya.
Direktur LNE, Timothy Pakpahan mengatakan, kontribusi positif tersebut mengingat masih besarnya pangsa pasar truk di tanah air untuk berbagai merek. "Kami optimis brand FAW memberikan hasil positif untuk setiap customer kami, mengingat kualitasnya juga tidak diragukan dimana FAW menjadi truk paling laris no 1 di China," ujar Timothy, dikutip Minggu (14/08/2024).
Mayoritas industri yang menggunakan produk ini meliputi industri pertambangan, kontruksi, perhutanan serta logistik. Timothy menjelaskan, keunggulan FAW terletak pada daya angkut dan tenaga yang lebih besar pada kendaraan truk di kelasnya.
"Yang kami kembangkan sekarang adalah layanan after sales kami, dimana LNE telah menjadi service center FAW di Indonesia. Optimisme itu juga didasari tingginya minat pelanggan dan mitra kami menyambut kehadiran brand FAW," ujarnya.
Baca Juga: Penjualan Motor di Indonesia Januari-Juli 2024 Tembus 3,7 Juta Unit
Sebelumnya, LNE menggelar gathering sejumlah pelanggan dan mitra industri di Jakarta pada pekan lalu (8/8/2024). Tema gathering bertajuk “Mutual Trusts, Mutual Benefits” merayakan inovasi dan kolaborasi terbaru melalui produk truk FAW asal China. LNE berbangga memimpin industri solusi truk melalui pabrikan FAW.
Pengalaman positif diungkapkan pelanggan FAW, di antaranya datang dari Hasan Tan pemilik PT Bina Bangun Esa. Ia menilai truk FAW menunjukkan kualitas dan performanya. "Kami ucapkan selamat tinggal untuk produk truk dari Jerman, dan kami ucapkan selamat datang untuk produk unggul dari China," ujarnya.
Lihat Juga :