47 Negara Siap Bergabung dengan BRICS, Dolar Makin Tersisih

Selasa, 20 Agustus 2024 - 15:00 WIB
loading...
A A A
KTT BRICS ke-16 akan diadakan di wilayah Kazan, Rusia, mulai 22 hingga 24 Oktober 2024. Aliansi baru yang diperluas ini akan berkumpul di meja perundingan untuk pertama kalinya sejak perluasan awal tahun lalu. Blok yang beranggotakan sembilan negara itu akan membahas topik-topik penting terkait dedolarisasi, perluasan, kesepakatan perdagangan, dan mata uang lokal, di antara prospek keuangan lainnya.

Baca Juga: Negara Baru Siap Dikukuhkan di KTT BRICS Rusia 2024, Ada Indonesia?

Sementara itu, tujuan dedolarisasi yang digaungkan blok tersebut mencapai tonggak sejarah minggu ini, di mana Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengumumkan bahwa lebih dari 90% perdagangan antara negaranya dan China diselesaikan dalam mata uang asli mereka.

"Perdagangan dan kerja sama ekonomi Rusia-China sedang berkembang secara aktif, meskipun ada upaya terus-menerus dari negara-negara Barat kolektif untuk menghentikan laju perdagangan," kata Lavrov. Selain itu, ia mencatat bahwa hampir semua perdagangan diselesaikan di luar dolar AS. Sekarang, blok tersebut berupaya untuk memperluas produksi semacam itu ke anggota lainnya. Saat ini, BRICS beranggotakan sembilan negara, pasca-KTT 2023 di mana Iran, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab (UEA) bergabung dengan blok tersebut.

Kelompok tersebut sejauh ini telah terbukti berhasil dalam dedolarisasi. Sejak 2002, cadangan dolar AS telah turun 14% di tengah kebangkitan BRICS. Menurut Atlantic Councill's Dolar DominabceMonitor,pangsa cadangan global dolar AS terus menurun. Jika satu dekade lalu, angka itu di atas 72%, pada tahun ini turun menjadi hanya 58%. Penurunan ini kemungkinan disebabkan oleh tindakan BRICS terhadap dolar, dan kekhawatiran yang terus berlanjut atas rapuhnya ekonomi AS secara keseluruhan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Iran Desak BRICS Hancurkan...
Iran Desak BRICS Hancurkan Kekebalan AS, Sinyal Pergeseran Blok Ekonomi ke Aliansi Militer?
Tendang Dolar AS, Indonesia...
Tendang Dolar AS, Indonesia Bakal Terbitkan Panda Bond di China
Viral, Menlu Rusia Marahi...
Viral, Menlu Rusia Marahi Jurnalis Berisik: 'Serahkan Ponsel Anda atau Petugas Keluarkan Senjata!'
Menlu Sugiono: BRICS...
Menlu Sugiono: BRICS Harus Berperan Aktif Menjaga Perdamaian dan Stabilitas Global
Utut Adianto Sebut Diplomasi...
Utut Adianto Sebut Diplomasi Prabowo Cerminkan Strategi Mendayung di Antara Dua Karang
Rekomendasi
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved