47 Negara Siap Bergabung dengan BRICS, Dolar Makin Tersisih

Selasa, 20 Agustus 2024 - 15:00 WIB
loading...
47 Negara Siap Bergabung...
Sebanyak 47 negara dilaporkan telah menyatakan minat untuk bergabung dengan aliansi BRICS dan mendukung agenda dedolarisasi. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Antrean untuk bergabung dengan BRICS semakin panjang setelah puluhan negara berkembang menyatakan minatnya untuk bergabung dengan aliansi tersebut. Negara-negara berkembang tersebutberupaya mengakhiri ketergantungannya pada dolar AS dan mempromosikan mata uang lokal untuk perdagangan global.

Langkah bergabung dengan BRICS diyakini akan membantu perkembangan ekonomi dan bisnis asli negara-negara berkembang tersebut sealigusmeningkatkan produk domestik bruto (PDB) nasional mereka. Mayoritas negara berkembang ingin bergabung dengan aliansi BRICS karena mereka ingin menjadi bagian dari inisiatif dedolarisasi, untuk menghindari hiperinflasi jika dolar AS kembali ke negeri asalnya.

Baca Juga: Dampak Dedolarisasi bagi Negara Berkembang, Lepas dari Kungkungan Dolar AS

Mengutup WatcherGuru, sebanyak 47 negara telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan aliansi BRICS sebelum KTT 2024. Dari jumlah itu, hanya 26 negara yang secara resmi mengirimkan aplikasi mereka untuk bergabung dengan aliansi tersebut. Sementara sekitar 21 negara secara informal telah menyatakan minatnya untuk menjadi bagian dari kelompok tersebut. Negara-negara berkembang yang ingin bergabung dengan BRICS antara lain berasal dari Asia, Afrika, Amerika Selatan, dan Eropa Timur.

"Lebih dari 40 negara telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan BRICS," tegas Paul Frimpong, Pendiri Africa-China Centre for Policy Advisory. "Aliansi BRICS menarik beragam kelompok calon anggota karena keinginan bersama yang utamanya adalah menciptakan lanskap global yang lebih adil yang diyakini banyak negara saat ini bias terhadap mereka,"ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Viral, Menlu Rusia Marahi...
Viral, Menlu Rusia Marahi Jurnalis Berisik: 'Serahkan Ponsel Anda atau Petugas Keluarkan Senjata!'
Menlu Sugiono: BRICS...
Menlu Sugiono: BRICS Harus Berperan Aktif Menjaga Perdamaian dan Stabilitas Global
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Ditahan, Kuasa Hukum: Sudah Mengundurkan Diri, Artinya Kooperatif
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved