Sambut Proyeksi Pasca Pandemi, Takaful Keluarga Rilis Tiga Fund Unit Link Syariah

Selasa, 25 Agustus 2020 - 23:25 WIB
loading...
A A A
Sementara fund Ekuita ditujukan untuk investor dengan profil risiko agresif, memiliki batasan investasi pada efek bersifat ekuitas sebesar 60%-100% dan instrumen pasar uang hingga 40%.

Direktur Keuangan PT Asuransi Takaful Keluarga, Hadi Sulistia mengungkapkan, ketiga fund baru ini menggunakan pendekatan dan strategi investasi yang didesain untuk meningkatkan fleksibilitas alokasi portofolio, sehingga dapat meminimalisir risiko investasi pada saat terjadi volatilitas tinggi, dan pada akhirnya dapat tercapai tujuan finansial dalam berasuransi. Selain itu, perubahan ini juga memberikan penyederhanaan pilihan fund berdasarkan profil risiko investasi nasabah.

“Pengelolaan investasi produk unit link Takafulink Salam dilakukan melalui kerja sama dengan salah satu manajer investasi terbesar dan bereputasi internasional. Kami meyakini bahwa dukungan riset yang komprehensif dan investment governance yang kuat akan mendukung kinerja investasi optimal secara berkelanjutan.” ujarnya.

Sebagai informasi, di tengah masa pandemi Covid-19 Takaful Keluarga mampu melewati semester I 2020 dengan kinerja positif. Tercatat net profit pada kuartal II 2020 meningkat di atas 50% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Risk Based Capital (RBC) atau rasio tingkat solvabilitas dana Tabarru’ dan dana Tanahud Perusahaan pada kuartal II 2020 mencapai 313%, naik lebih dari 20% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Angka ini jauh di atas persyaratan minimum yang dikeluarkan OJK dalam Peraturan OJK Nomor 72/POJK.05/2016 terkait RBC atau tingkat solvabilitas dana Tabarru’ dan dana Tanahud perusahaan Asuransi Syariah sebesar 120%.

Saat ini jumlah nasabah aktif produk Takafulink Salam series mencapai lebih dari 30 ribu nasabah. Pada semester I 2020, penjualan produk Takafulink Salam Series berkontribusi 15% dari total penjualan polis individu. Sedangkan pada semester II 2020, penjualan produk Takafulink Salam Series ditargetkan dapat menyumbang 40% dari total penjualan polis individu.

Guna mencapai target tersebut, Takaful Keluarga gencar mengkomunikasikan Takafulink Salam series dan produk lainnya melalui media digital, salah satunya social media untuk menyampaikan keunggulan fund investasi baru. Dari sisi internal, pelatihan tenaga pemasar mengenai pembaharuan fund investasi rutin dilakukan.

Fund baru Amana, Optima, dan Ekuita untuk produk Takafulink Salam Series efektif tersedia untuk nasabah mulai tanggal 1 September 2020. Bagi masyarakat yang tertarik dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai produk unit link syariah dari Takaful Keluarga, dapat menghubungi tenaga pemasar atau Takaful Care Online yang dapat diakses melalui website www.takaful.co.id.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Kinerja Bisnis Ciamik,...
Kinerja Bisnis Ciamik, CEO Prudential Syariah Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Perhimpunan BMT Indonesia...
Perhimpunan BMT Indonesia Lantik Pengurus Baru, Tekankan Pentingnya Tata Kelola
Refleksi Muharram: Membangun...
Refleksi Muharram: Membangun Ekonomi Syariah Indonesia
Rekomendasi
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved