Gulingkan Dolar AS, Lebih 50 Negara Bisa Terima Sistem Pembayaran BRICS

Kamis, 22 Agustus 2024 - 19:58 WIB
loading...
A A A
Ambisi yang baru ditemukan adalah untuk memperkuat mata uang lokal mereka dan tidak bergantung pada dolar AS untuk perdagangan. Oleh karena itu, sistem pembayaran BRICS yang akan datang dapat memenuhi kebutuhan mereka dan bermanfaat bagi mata uang lokal untuk perdagangan.

Ketua Dewan Federasi Rusia Valentina Matviyenko menyatakan sistem pembayaran BRICS dapat meyakinkan negara-negara berkembang lainnya untuk mulai menggunakannya dalam pembayaran perdagangan dan mengakhiri ketergantungan pada dolar AS. Ia mengatakan bahwa mekanisme pembayaran baru ini bukan lagi sekedar ide, tetapi akan segera menjadi kenyataan.

Baca Juga: Pemimpin Baru Hamas Yahya Sinwar Disebut Minta Jaminan Tak Dibunuh Israel, Benarkah?

"Ini bukan lagi hanya sebuah ide, ini akan segera diwujudkan," ujar dia dilansir dari Watcher Guru, Kamis (22/8/2024).

"Saya berharap sistem yang telah diciptakan oleh BRICS akan menjadi sebuah tren, sebuah contoh yang tidak hanya diikuti oleh negara-negara BRICS, namun juga oleh negara-negara lain," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Rekomendasi
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved