Tokopedia Kolaborasi Dorong Budidaya Kopi Berkelanjutan

Senin, 26 Agustus 2024 - 22:32 WIB
loading...
Tokopedia Kolaborasi...
Tokopedia melakukan kolaborasi strategis dengan PMO Kopi Nusantara Kementerian BUMN di Plaza Timur Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2024). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tokopedia melakukan kolaborasi strategis dengan Project Management Office (PMO) Kopi Nusantara Kementerian BUMN untuk mendorong budidaya kopi berkelanjutan dan meningkatkan pemasaran produk kopi spesial di Indonesia. Kolaborasi ini diumumkan di Plaza Timur Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2024).

Menteri BUMN Erick Thohir sejak lama memang memiliki perhatian yang sangat tinggi pada sektor pertanian, salah satunya pada komoditas kopi. Pada awal 2022, Erick Thohir meluncurkan PMO Kopi Nusantara sebagai platform kolaborasi bagi para BUMN dan stakeholders lainnya untuk mendukung pengembangan ekosistem bisnis kopi di Indonesia yang berkelanjutan dari hulu ke hilir.

Baca Juga: 5 Kedai Kopi Legendaris di Bandung yang Penuh Sejarah, Nomor 3 Nyaris 100 Tahun

PTPN mendedikasikan satu pabrik berkapasitas 150 ton per hari di Jawa Timur bila petani kopi di lahan Perhutani sekitar Kawah Ijen ingin mengolah hasil panennya. Berbagai pelatihan pascapanen juga dilakukan oleh berbagai pihak termasuk Puslitkoka dan Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI). Petani juga bisa menjual biji kopinya ke ID FOOD yang sudah memiliki konsumen loyal di luar negeri. Harga kopi yang meningkat pada dua tahun terakhir ini menjadi berkah bagi para petani.

Kolaborasi Tokopedia dan PMO Kopi Nusantara ini difokuskan pada pemilihan lokasi sehingga Tokopedia bisa menemukan "hidden gems" baru dari produsen kopi berkualitas di Indonesia. Saat ini, Tokopedia telah bekerja sama dengan SCOPI dalam ekosistem PMO Kopi Nusantara untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan tentang pengolahan pascapanen dan peningkatan mutu biji kopi di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, yang telah dilakukan pada Juni lalu, dan akan direplikasi ke beberapa daerah.

PMO Kopi Nusantara akan mengoordinasikan dukungan holistik bagi petani dalam ekosistem yang didukung oleh Tokopedia, termasuk rekomendasi dan akses terhadap agro-input, pembiayaan, teknik budidaya, dan saluran pemasaran. Pemangku kepentingan utama seperti PTPN, BRI, BNI, Pupuk Indonesia, Perhutani, Puslitkoka, SCOPI, SCAI, Surveyor Indonesia, ID FOOD dan pihak lainnya akan menjadi mitra penting dalam upaya ini.

"Kolaborasi ini dilakukan agar kopi Indonesia selalu memiliki cita rasa tinggi dengan kualitas level premium. Fokus kami juga banyak kepada training petani-petani dan membantu memasarkan produk mereka melalui Tokopedia dan Shop Tokopedia," ujar President Director Tokopedia and TikTok E-commerce Melissa Siska Juminta.

Baca Juga: 7 Pilihan Varian Rasa Kopi Good Day, Bikin Aktivitas Makin Menyenangkan

Di sisi pemasaran, Tokopedia akan melakukan kurasi dan memberikan pendampingan kepada petani, kelompok tani, LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), dan UMKM dalam ekosistem PMO Kopi Nusantara untuk memasarkan produk mereka secara online. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan kopi spesial Indonesia di tingkat nasional dan internasional.

"Kekuatan Tokopedia adalah dari segi pemasaran. Hal ini yang akan menguatkan ekosistem bisnis yang sudah kita bangun bersama-sama selama ini," ungkap Ketua PMO Kopi Nusantara Dwi Sutoro.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Surabaya Jadi Kota Pertama...
Surabaya Jadi Kota Pertama Indonesia Coffee Expo 2026, Hadirkan Pengalaman Interaktif bagi Pengunjung
Ekspor Tembus Rp27,4...
Ekspor Tembus Rp27,4 Triliun, Amran Percepat Hilirisasi Kopi
Prabowo Terbang ke AS...
Prabowo Terbang ke AS Bertemu Trump, Amankan Pembebasan Tarif CPO dan Kopi
Indonesia Masih Nego...
Indonesia Masih Nego Tarif Trump, Minta Komoditas Kopi hingga Nikel Bebas Tarif ke AS
Dari Tanah Air, Menembus...
Dari Tanah Air, Menembus Pasar Dunia: Kopi UMKM Binaan BRI Mendunia di Pameran Kopi Amerika Serikat
Harumnya Kopi Arabika...
Harumnya Kopi Arabika Indonesia Kian Mendunia, JCE Genjot Ekspor
Tren Kedai Kopi dan...
Tren Kedai Kopi dan Makanan Melonjak, Dorong Transformasi Industri F&B
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Dari Bangkok ke Shanghai,...
Dari Bangkok ke Shanghai, KAPPI Ingatkan Dunia: Di Setiap Sudut Indonesia, Kopinya Berbeda Cerita
Rekomendasi
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved