Kemenkeu : Sektor Sawit Sumbang Rp88,7 Triliun untuk APBN

Rabu, 28 Agustus 2024 - 11:35 WIB
loading...
Kemenkeu : Sektor Sawit...
Kemenkeu mengungkapkan sektor menyumbang terhadap penerimaan negara hingga Rp88,7 triliun sepanjang 2023. Foto/Dok. MPI
A A A
BELITUNG TIMUR - Analis Kebijakan Madya Pusat Kebijakan Pendapatan Negara Badan Kebijakan Fiskal (PKPN BKF) Kementerian Keuangan, Nursidik Istiawan, mengungkapkan besaran kontribusi sektor sawit untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tercatat ada sumbangsih sebesar Rp88,7 triliun dari sektor sawit sepanjang 2023.

Nursidik mengemukakan pada 2023 sumbangan APBN di sektor sawit paling besar datang dari pajak sebesar Rp50,2 triliun. Lalu dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berupa pungutan ekspor sebesar Rp32,4 triliun dan bea keluar Rp6,1 triliun.

"Peningkatan pajak pada 2023 sebesar Rp50,2 triliun. PNBP itu Rp32,4 triliun dan bea keluar sebesar Rp6,1 triliun. Ini ada impact penerimaan negara yang terjadi diakibatkan oleh kebijakan-kebijakan," ucap Nursidik dalam acara diskusi 'Kontribusi Sawit untuk APBN dan Perekonomian' di Belitung Timur, Bangka Belitung, dikutip Rabu (28/8/2024).

Baca Juga : Sosialisasi Hasil Riset, AII Gelar Seminar Prospek Industri Hilir Sawit

Lebih lanjut, Nursidik menuturkan kontribusi sektor sawit pada APBN akan memberi feedback bagi para pelaku industri di lapangan. Bentuk dukungan APBN tersebut berupa insentif biodiesel senilai Rp18,5 triliun, peremajaan Rp1,7 triliun, riset Rp0,1 triliun, dan lainnya Rp0,5 triliun.

"Secara APBN kita berhasil mengumpulkan pungutan eskpor sebesar Rp32,4 triliun. Itu pungutan ekspor nantinya juga akan ada feedback kepada pelaku industri di lapangan," jelas Nursidik.

"Kita berusaha untuk menghasilkan penerimaan negara bisa dikembalikan kepada para pelaku industri tersebut. Yaitu melalui peremajaan, promosi, penelitian, sarana prasarana dan pengembangan sumber daya manusia," tambahnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Nursidik mengatakan ada pergeseran dari sisi ekspor di sektor sawit. Sejak 2011, ekspor sawit didominasi oleh produk turunan dan kondisi ini semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Baca Juga : Sejumlah Masalah yang Bikin Pengusaha Sawit dan Masyarakat Tidak Akur

"Ini menunjukkan hilirisasi sawit di Indonesia berkembang dengan baik. Sebagai perbandingan di 2023, ekspor sawit 10 persen sedangkan produk turunan 90 persen," tukasnya.
(fch)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Rekomendasi
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan, ShopeeFood Fokus Dorong Pengembangan Kompetensi Mitra Pengemudi
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Berita Terkini
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Modernland Realty Catat...
Modernland Realty Catat Laba Bersih Rp241,12 Miliar di 2025
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved