Tips Properti, Lantai Kayu untuk Hadirkan Kesan Hangat
Rabu, 26 Agustus 2020 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
“Warna parket lebih cenderung terlihat netral, lebih mengarah pada goresan warna cokelat muda jadi bisa diterapkan untuk hunian yang bergaya modern. Sifatnya juga lebih higroskopis yang bisa menyeimbangkan suhu di dalam ruangan. Oleh karena itu, material ini bisa memberikan kehangatan tersendiri bagi penghuninya,” jelas Denny.
Jenis kayu yang akan digunakan untuk parket haruslah kuat, lentur, tahan terhadap cuaca, tahan rayap, dan bisa menyeimbangkan kelembapan di dalam ruangan. Jadi, tidak semua jenis kayu bisa digunakan untuk parket. Biasanya material kayu yang terkenal untuk parket adalah kayu dari hutan tropis, seperti kayu jati, damar laut, kayu besi, bangkirai, sonokeling, dan merbau.
“Kayu dari hutan tropis Indonesia memang sangat terkenal untuk bahan parket. Tapi, ada beberapa kayu impor yang juga bagus dan lebih banyak digunakan untuk parket, misalkan kayu oak, mahogany, walnut, maple, pine, dan cherry. Di pasaran lebih banyak parket yang menggunakan bahan kayu impor daripada bahan kayu yang dari Indonesia,” papar Denny. (Baca juga: Amien Rais Kritik Nadiem: Dunia Pendidikan Beda dengan Pergojekan)
Jika Anda mencari parket di pasaran, kebanyakan menggunakan parket berbahan kayu solid dari kayu asli. Namun, seiring dengan kemajuan industri saat ini, banyak parket yang terbuat dari beragam bahan, seperti solid parket.
“Solid parket memiliki kekuatan yang juga tidak kalah baiknya dengan bahan parket lain, cenderung lebih kuat, tahan lama, dan mampu mengeluarkan keindahan efek fisik kayu yang sesungguhnya. Namun, harganya jauh lebih mahal,” tambah Denny.
Jenis kayu yang akan digunakan untuk parket haruslah kuat, lentur, tahan terhadap cuaca, tahan rayap, dan bisa menyeimbangkan kelembapan di dalam ruangan. Jadi, tidak semua jenis kayu bisa digunakan untuk parket. Biasanya material kayu yang terkenal untuk parket adalah kayu dari hutan tropis, seperti kayu jati, damar laut, kayu besi, bangkirai, sonokeling, dan merbau.
“Kayu dari hutan tropis Indonesia memang sangat terkenal untuk bahan parket. Tapi, ada beberapa kayu impor yang juga bagus dan lebih banyak digunakan untuk parket, misalkan kayu oak, mahogany, walnut, maple, pine, dan cherry. Di pasaran lebih banyak parket yang menggunakan bahan kayu impor daripada bahan kayu yang dari Indonesia,” papar Denny. (Baca juga: Amien Rais Kritik Nadiem: Dunia Pendidikan Beda dengan Pergojekan)
Jika Anda mencari parket di pasaran, kebanyakan menggunakan parket berbahan kayu solid dari kayu asli. Namun, seiring dengan kemajuan industri saat ini, banyak parket yang terbuat dari beragam bahan, seperti solid parket.
“Solid parket memiliki kekuatan yang juga tidak kalah baiknya dengan bahan parket lain, cenderung lebih kuat, tahan lama, dan mampu mengeluarkan keindahan efek fisik kayu yang sesungguhnya. Namun, harganya jauh lebih mahal,” tambah Denny.
Lihat Juga :