alexametrics

Pegadaian Tertarik Caplok Saham LinkAja

loading...
Pegadaian Tertarik Caplok Saham LinkAja
PT Pegadaian (Persero) berencana memiliki saham di perusahaan pengelola uang elektronik LinkAja yaitu PT Fintek Karya Nasional (Persero) atau Finarya. Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) berencana memiliki saham di perusahaan pengelola uang elektronik LinkAja yaitu PT Fintek Karya Nasional (Persero) atau Finarya. Pasalnya, saat ini saham Finarya telah dimiliki oleh tujuh badan usaha milik negara (BUMN).

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan, keinginan ini masih dalam tahap pembicaraan. Bahkan pihaknya masih belum menargetkan besaran porsi saham yang ingin dimiliki dari Finarya.

"(Porsi saham) Kami belum tahu, tapi kan sudah dimiliki banyak orang, sisanya sedikit kan ya. Kami pokoknya ingin punya saham di LinkAja," ujar Kuswiyoto di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (30/9/2019).



Dia pun belum memutuskan cara mengambil sejumlah porsi saham Finarya. Namun, pihaknya membuka segala opsi. "Teknisnya apakah kami langsung in-charge di modal langsung ke LinkAja enggak masalah, mau modal ventura juga bisa, mau langsung juga bisa," ucapnya.

Sebagai informasi, saat ini PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) masih menjadi pemegang saham mayoritas Finarya sebesar 25%. Kemudian PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk masing-masing 20%, PT Bank Tabungan Negara Tbk dan PT Pertamina masing-masing 7%, dan PT Asuransi Jiwasraya 1%.

Ke depan, saham Finarya ini rupanya juga akan dibagikan ke beberapa BUMN lainnya seperti Pegadaian, PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, PT Garuda Indonesia Tbk (GIIA), dan PT Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia (DAMRI), PT Jasa Marga Tbk, PT Kereta Api Indonesia, dan PT Tabungan dan Asuransi Pensiun.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak