Malaysia Mulai Ekspor Durian ke China saat Indonesia Baru Mengendus Pasar
Rabu, 28 Agustus 2024 - 22:03 WIB
loading...
Pengiriman durian segar pertama Malaysia ke pasar raksasa China sudah dimulai, ketika Indonesia baru mengendus pasar. Foto/Dok China Morning Post
A
A
A
JAKARTA - Pengiriman durian segar pertama Malaysia ke pasar raksasa China sudah dimulai, ketika Indonesia baru mengendus pasar. Kehadiran Malaysia memperketat persaingan yang sebelumnya didominasi Thailand dan Vietnam.
Baca Juga: Konsumen China Ogah Belanja, Brand-brand Mewah Kena Imbasnya
Wakil Menteri Pertanian dan Keamanan Pangan, Datuk Arthur Joseph Kurup mengatakan, pada akhir pekan kemarin bahwa eksportir sudah mulai mengirimkan 40 ton durian segar dalam tiga fase. Kabar ini dilaporkan oleh kantor berita nasional Malaysia, Bernama.
China merupakan pembeli durian terbesar di dunia dan sudah mengimpor 1,4 juta ton pada tahun lalu. Tercatat 68% durian yang tiba di China berasal dari Thailand. Baca Juga: Sinyal Baru Pelemahan Ekonomi China Masih Terlihat
Malaysia sebenarnya sudah mengantongi persyaratan fitosanitari China untuk mengirimkan durian segar pada bulan Juni. Namun menurut Lim Chin Khee dari lembaga yang melatih petani Malaysia, mengatakan negara tetangga Indonesia itu kemungkinan lebih memposisikan dirinya pada kualitas daripada kuantitas.
Baca Juga: Konsumen China Ogah Belanja, Brand-brand Mewah Kena Imbasnya
Wakil Menteri Pertanian dan Keamanan Pangan, Datuk Arthur Joseph Kurup mengatakan, pada akhir pekan kemarin bahwa eksportir sudah mulai mengirimkan 40 ton durian segar dalam tiga fase. Kabar ini dilaporkan oleh kantor berita nasional Malaysia, Bernama.
China merupakan pembeli durian terbesar di dunia dan sudah mengimpor 1,4 juta ton pada tahun lalu. Tercatat 68% durian yang tiba di China berasal dari Thailand. Baca Juga: Sinyal Baru Pelemahan Ekonomi China Masih Terlihat
Malaysia sebenarnya sudah mengantongi persyaratan fitosanitari China untuk mengirimkan durian segar pada bulan Juni. Namun menurut Lim Chin Khee dari lembaga yang melatih petani Malaysia, mengatakan negara tetangga Indonesia itu kemungkinan lebih memposisikan dirinya pada kualitas daripada kuantitas.
Lihat Juga :