Co-Firing PLTU Bengkayang, PLN EPI Manfaatkan Limbah Serbuk Gergaji
Kamis, 29 Agustus 2024 - 20:56 WIB
loading...
Sebanyak 250 ton serbuk gergaji digunakan dalam uji coba co-firing 10% di PLTU Bengkayang. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Subholding PLN Energi primer Indonesia (PLN EPI) melakukan uji bakar co-firing biomassa serbuk kayu/gergaji (sawdust) di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bengkayang yang dikelola PLN Indonesia Power UBP Singkawang. Tak hanya menekan emisi, pemanfaatan sawdust untuk co-firing di PLTU Bengkayang ini juga membuka peluang bagi perekonomian masyarakat di Kalimantan Barat.
Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara mengatakan, program co-firing ini dilakukan sebagai upaya PLN dalam transisi energi untuk mendukung target nol emisi (Net Zero Emissions/NZE) di 2060. Uji coba tersebut bertujuan untuk memastikan biomassa jenis sawdust dapat digunakan sebagai bahan bakar co-firing PLTU Bengkayang dalam menggantikan batu bara.
Baca Juga: Lewat AZEC, Indonesia akan Percepat Transisi Energi Sekaligus Dorong Pertumbuhan Ekonomi
"Sepanjang tahun 2023 PLN EPI telah melakukan upaya pergerakan masif, dengan teknologi co-firing ini tentunya akan mengurangi penggunaan batu bara, khususnya di PLTU Bengkayang," kata Iwan dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (29/8/2024).
Manager Operasi dan Manajemen Stakeholder Wilayah 8 PLN EPI Slamet Febriyanto mengungkapkan, uji coba co-firing di PLTU Bengkayang ini telah dilaksanakan pada 24-26 Juli. Sebelum dimanfaatkan untuk co-firing, sawdust hanya menjadi limbah terbuang di Kalimantan yang memenuhi area kerja yang mengurangi ruang kerja dan produktivitaspabrik penggergajian kayu (sawmill).
Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara mengatakan, program co-firing ini dilakukan sebagai upaya PLN dalam transisi energi untuk mendukung target nol emisi (Net Zero Emissions/NZE) di 2060. Uji coba tersebut bertujuan untuk memastikan biomassa jenis sawdust dapat digunakan sebagai bahan bakar co-firing PLTU Bengkayang dalam menggantikan batu bara.
Baca Juga: Lewat AZEC, Indonesia akan Percepat Transisi Energi Sekaligus Dorong Pertumbuhan Ekonomi
"Sepanjang tahun 2023 PLN EPI telah melakukan upaya pergerakan masif, dengan teknologi co-firing ini tentunya akan mengurangi penggunaan batu bara, khususnya di PLTU Bengkayang," kata Iwan dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (29/8/2024).
Manager Operasi dan Manajemen Stakeholder Wilayah 8 PLN EPI Slamet Febriyanto mengungkapkan, uji coba co-firing di PLTU Bengkayang ini telah dilaksanakan pada 24-26 Juli. Sebelum dimanfaatkan untuk co-firing, sawdust hanya menjadi limbah terbuang di Kalimantan yang memenuhi area kerja yang mengurangi ruang kerja dan produktivitaspabrik penggergajian kayu (sawmill).
Lihat Juga :