'Kubur' Dolar AS, Indonesia dan Korsel Sepakat Dedolarisasi
Jum'at, 30 Agustus 2024 - 10:39 WIB
loading...
Indonesia memulai kerja sama dengan Korsel untuk mendorong transaksi perdagangan dan investasi dengan mata uang lokal tanpa dolar AS. FOTO/iStock Photo
A
A
A
JAKARTA - Setelah dengan Malaysia, Thailand, Jepang, dan China, kini Indonesia memulai kerja sama dengan Korea Selatan untuk mendorong transaksi perdagangan dan investasi dengan mata uang lokal masing-masing negara tanpa menggunakan dolar AS.
Bank Indonesia (BI), Bank of Korea (BOK), dan Kementerian Keuangan Korea menyepakati kerangka kerja sama Local Currency Transaction (LCT) dalam mendorong penggunaan mata uang lokal Rupiah-Won untuk transaksi perdagangan antara Indonesia dan Korea Selatan pada hari ini, Jumat (30/8/2024).
Baca Juga: 120 Negara Siap Dedolarisasi, Pertanda Buruk bagi Dolar AS
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani pada Mei 2023 dan kesepakatan kerangka operasionalnya pada Juni 2024.
"Kerangka LCT Indonesia-Korea Selatan akan diimplementasikan secara efektif mulai 30 September 2024," tulis keterangan resmi BI.
Bank Indonesia (BI), Bank of Korea (BOK), dan Kementerian Keuangan Korea menyepakati kerangka kerja sama Local Currency Transaction (LCT) dalam mendorong penggunaan mata uang lokal Rupiah-Won untuk transaksi perdagangan antara Indonesia dan Korea Selatan pada hari ini, Jumat (30/8/2024).
Baca Juga: 120 Negara Siap Dedolarisasi, Pertanda Buruk bagi Dolar AS
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani pada Mei 2023 dan kesepakatan kerangka operasionalnya pada Juni 2024.
"Kerangka LCT Indonesia-Korea Selatan akan diimplementasikan secara efektif mulai 30 September 2024," tulis keterangan resmi BI.
Lihat Juga :