Ditawari Masuk Kabinet, Adik Kandung Prabowo Akui Ogah Jadi Menteri

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 17:45 WIB
loading...
Ditawari Masuk Kabinet,...
Hashim Djojohadikusumo menegaskan bahwa dirinya tidak akan mau menjadi menteri dalam pemerintahan baru. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Hashim Djojohadikusumo adik kandung Presiden terpilih Prabowo Subianto, menegaskan bahwa dirinya tidak akan mau menjadi menteri dalam pemerintahan baru. Meski diakui Hashim, saat ini masih ada lowongan satu kursi Menteri namun ia menegaskan dirinya tidak akan mengambilnya.

Baca Juga : Prabowo-Gibran Bakal Dirikan Kementerian Perumahan, Terpisah Dengan PUPR

"Saya tidak akan jadi menteri, saya sudah menolak. Memang saya ditawarkan, tapi saya menolaknya," tegas Hashim dalam Acara Dialog bertemakan Optimisme Dunia Usaha dalam Bermitra dan Menyongsong Pemerintahan Prabowo-Gibran, yang digelar di Hutan Kota Plataran, Senayan, Jakarta, Sabtu (31/8/2024).

Hashim menilai, jabatannya sebagai tukang pos saat ini merupakan yang terhormat. Ia bahkan menyebut dirinya tukang pos paling tertinggi di Indonesia.

"Saya kira lebih baik saya diluar. Saya sudah sebut beberapa kali, saya kira Pak Anin juga yang terakhir. Jabatan saya itu sangat terhormat, itu tukang pos. Saya tukang pos paling tertinggi di Indonesia. Tugas saya untuk menyampaikan korespondensi dan sebagainya yang mungkin bisa macet dalam birokrasi," paparnya.

Baca Juga : Basuki Beberkan Program 3 Juta Rumah Prabowo, Butuh Subsidi Rp60 Triliun

Lebih lanjut, Hashim juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kepentingan komersial dalam pemerintahan yang akan datang. Diakuinya, hal ini juga telah disampaikannya kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir beberapa waktu lalu.
(fch)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Pidato Presiden Pertegas...
Pidato Presiden Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Arah Ideologi Pembangunan
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Rekomendasi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Berita Terkini
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved