Beras dan Rokok Jadi Penyumbang Besar Inflasi Tahunan Agustus 2024
Senin, 02 September 2024 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
"Berikutnya, komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi tahunan sebesar 1,68 persen. Komponen ini memberikan andil inflasi sebesar 0,33 persen dan komoditas yang dominan memberikan andil inflasi untuk komponen ini adalah sigaret kretek mesin, bensin, sigaret kretek tangan, dan sigaret kretek putih mesin," papar Pudji.
Baca Juga : Ini Komoditas Utama Penyebab Terjadinya Deflasi Agustus 2024
Selanjutnya, komponen harga bergejolak yang mengalami inflasi sebesar 3,04 persen dengan andil inflasi sebesar 0,49 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi untuk komponen harga bergejolak ini adalah beras, cabai rawit, dan kentang.
"Kemudian berdasarkan sebaran wilayahnya dimana secara tahunan, seluruh provinsi mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Papua Pegunungan dengan inflasi sebesar 5,05 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kepulauan Bangka Belitung dengan inflasi sebesar 1,02 persen," tutup Pudji.
Baca Juga : Ini Komoditas Utama Penyebab Terjadinya Deflasi Agustus 2024
Selanjutnya, komponen harga bergejolak yang mengalami inflasi sebesar 3,04 persen dengan andil inflasi sebesar 0,49 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi untuk komponen harga bergejolak ini adalah beras, cabai rawit, dan kentang.
"Kemudian berdasarkan sebaran wilayahnya dimana secara tahunan, seluruh provinsi mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Papua Pegunungan dengan inflasi sebesar 5,05 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kepulauan Bangka Belitung dengan inflasi sebesar 1,02 persen," tutup Pudji.
(fch)
Lihat Juga :