alexametrics

Mendag Enggar Tantang Shopee Hanya Jual Produk Lokal dalam Sehari

loading...
Mendag Enggar Tantang Shopee Hanya Jual Produk Lokal dalam Sehari
Mendag Enggartiasto menantang platform e-commerce asal Singapura, Shopee untuk hanya menjual produk lokal Indonesia sehari penuh sekali dalam sebulan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto menantang platform e-commerce asal Singapura, Shopee untuk hanya menjual produk lokal Indonesia sehari penuh sekali dalam sebulan. Tantangan ini disampaikan untuk mendorong daya saing pelaku usaha nasional dalam pasar lokal maupun internasional.

Permintaan ini disampaikan langsung di hadapan Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja. "Ada baiknya kalau secara bersama-sama dipikirkan sehari saja dalam sebulan hanya menjual produk lokal," ujar Mendag Enggar di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Dia mengatakan, ide tersebut menjadi penting untuk menghadapi kondisi perekonomian global saat ini. Dimana saat ini banyak negara cenderung melakukan kebijakan yang lebih proteksionis. "Tolong penuhi juga pasar dalam negeri dengan produk-produk lokal," katanya.



Untuk melancarkan ide ini, Enggar menambahkan, pemerintah akan menyiapkan kebijakan yang bersifat lebih akomodatif. Salah satu aspek yang akan dipastikan melalui kebijakan ini ialah hak perlindungan konsumen. Nantinya denyan adanya kebijakan tersebut, pemerintah akan memastikan hak konsumen terhadap produk-produk lokal.

"Kami bersama Kementerian Keuangan melalui DJBC akan menyusun langkah-langkah pengamanan, termasuk pengamanan kepada konsumen agar hak-hak konsumen bisa dipenuhi," katanya.

Merespon tantangan tersebut, Handhika mengatakan pihaknya bisa saja mengakomodasi rencana tersebut. Nantinya rencana ini akan disiapkan dalam bentuk program promosi Shopee. "Jadi kita akan buat satu hari yang menjual prodak lokal saja," jelasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak