Pro Kontra Subsidi Tarif KRL Berbasis NIK, Begini Respons Masyarakat
Selasa, 03 September 2024 - 18:45 WIB
loading...
Penerapan subsidi tarif KRL berbasis NIK, ada masyarakat yang setuju dan ada juga yang menolak. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Rencana Pemerintah untuk penetapan tarif KRL berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang akan diterapkan secara bertahap menuai pro kontra. Banyak masyarakat yang menolak namun tidak sedikit juga yang mendukung langkah tersebut.
Untuk diketahui, pengenaan tarif KRL berdasarkan NIK sendiri dilakukan Pemerintah guna memberi tarif subsidi kepada masyarakat kurang mampu. Namun dengan begitu, bukan tidak mungkin tarif KRL juga naik bagi masyarakat lainnya.
Salah satu yang setuju dengan pengenaan tarif KRL berdasarkan NIK adalah mahasiswi bernama Dini. Ia menilai bahwa rencana itu cukup baik karena dengan pengenaan tarif berdasarkan NIK dapat membantu kaum kurang mampu.
Baca Juga : Bikin Resah Masyarakat, Kemenhub Tetap Berlakukan Subsidi Tarif KRL Berbasis NIK
"Kalau ada program seperti itu aku setuju karena lebih memudahkan bagi warga yang kurang mampu. Yang punya penghasilan lebih tinggi pun harusnya bisa menerima karena dia lebih mampu jadi bisa mengurangi beban warga yang kurang mampu," ujarnya saat diwawancarai di Stasiun Pondok Cina, Depok pada Selasa (3/9/2024).
Untuk diketahui, pengenaan tarif KRL berdasarkan NIK sendiri dilakukan Pemerintah guna memberi tarif subsidi kepada masyarakat kurang mampu. Namun dengan begitu, bukan tidak mungkin tarif KRL juga naik bagi masyarakat lainnya.
Salah satu yang setuju dengan pengenaan tarif KRL berdasarkan NIK adalah mahasiswi bernama Dini. Ia menilai bahwa rencana itu cukup baik karena dengan pengenaan tarif berdasarkan NIK dapat membantu kaum kurang mampu.
Baca Juga : Bikin Resah Masyarakat, Kemenhub Tetap Berlakukan Subsidi Tarif KRL Berbasis NIK
"Kalau ada program seperti itu aku setuju karena lebih memudahkan bagi warga yang kurang mampu. Yang punya penghasilan lebih tinggi pun harusnya bisa menerima karena dia lebih mampu jadi bisa mengurangi beban warga yang kurang mampu," ujarnya saat diwawancarai di Stasiun Pondok Cina, Depok pada Selasa (3/9/2024).
Lihat Juga :