Yuan China Makin Populer, Simpanan di Hong Kong Tembus Rp2.308 Triliun

Rabu, 04 September 2024 - 02:35 WIB
loading...
A A A
Rencana kementerian keuangan China untuk menawarkan obligasi dim sum senilai 55 miliar yuan tahun ini di Hong Kong telah meningkatkan penghitungan, dengan penawaran keempat terbaru sebesar 9 miliar yuan diselesaikan awal bulan ini. Penerbitan itu kelebihan permintaan sebesar 2,4 kali.

"Keuntungan Hong Kong sebagai pusat offshore yuan adalah kedekatan budaya dan geopolitiknya dengan orang-orang yang benar-benar menggunakan mata uang dan mereka yang ingin berinvestasi dalam mata uang itu," kata Angela Chan, mitra di Clifford Chance.

Populasi bank investasi, rumah sekuritas dan family offices yang signifikan di kota ini (Hong Kong) menyediakan modal investasi yang cukup besar untuk produk yuan, kata David Tsai, mitra lain di firma hukum tersebut. "Ini bisa menetapkan standar mengenai regulasi dan penciptaan produk dan terus menjadi penggerak pertama," katanya.

Dinamika valuta asing yang berkembang antara yuan dan dolar AS diperkirakan akan menjadi penarik baru bagi pasar obligasi yuan offshore, yang pada gilirannya menguntungkan internasionalisasi yuan, menurut Lau dari Standard Chartered.

"Fakta bahwa pemotongan suku bunga dari China akan jauh lebih lambat dan lebih dangkal daripada AS berarti biasanya positif untuk renminbi," katanya.

Investor internasional akan didorong untuk memindahkan uang mereka dari aset dolar AS dan ke aset yuan karena ekspektasi depresiasi yuan telah berkurang. Sementara itu investor daratan akan terus tertarik pada imbal hasil lepas pantai yang lebih tinggi dibandingkan dengan onshore, tambahnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Rekomendasi
Pernikahan Jennifer...
Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Digarap EO Milik Thariq Halilintar
Sinetron Tobat Jatuh...
Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Siap Ulang Kesuksesan 'Dunia Terbalik'
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Berita Terkini
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved