Kebutuhan Benih Perkebunan Bersertifikat Meningkat, Mentan Dorong Metode Kekinian
Kamis, 27 Agustus 2020 - 03:26 WIB
loading...
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong penggunaan inovasi teknologi untuk mendukung peningkatan kualitas layanan dan produksi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19, kebutuhan masyarakat terhadap benih perkebunan bersertifikat tidak berkurang. Benih memiliki peran penting dan strategis dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman perkebunan. Penyediaan benih unggulan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan ekspor komoditas perkebunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Guna mendukung ketersediaan perbenihan dalam negeri , Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong penggunaan inovasi teknologi untuk mendukung peningkatan kualitas layanan dan produksi.
“Transformasi teknologi kepada petani sudah keharusan. Sekarang era digital. Pendampingan-pendampingan, bimbingan teknis tentang bagaimana cara budidaya harus menyesuaikan zaman. Apalagi di situasi seperti ini, pembatasan tatap muka. Maka kita harus memperkuat sektor hulu dan mengembangkan sektor hilir sehingga ada nilai tambah,” ujar Mentan di Jakarta.
(Baca Juga: Pakai Kalung Corona, Mentan Beberkan Kinerja Kementan di DPR )
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan, Sigit Wahyudi mengungkapkan, dalam situasi pandemi Covid-19, kegiatan sertifikasi benih tetap di laksanakan. Tentunya dengan menggunakan metode kekinian yang bisa menjangkau masyarakat tapi tetap mengikuti protokoler yang ada.
Guna mendukung ketersediaan perbenihan dalam negeri , Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong penggunaan inovasi teknologi untuk mendukung peningkatan kualitas layanan dan produksi.
“Transformasi teknologi kepada petani sudah keharusan. Sekarang era digital. Pendampingan-pendampingan, bimbingan teknis tentang bagaimana cara budidaya harus menyesuaikan zaman. Apalagi di situasi seperti ini, pembatasan tatap muka. Maka kita harus memperkuat sektor hulu dan mengembangkan sektor hilir sehingga ada nilai tambah,” ujar Mentan di Jakarta.
(Baca Juga: Pakai Kalung Corona, Mentan Beberkan Kinerja Kementan di DPR )
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan, Sigit Wahyudi mengungkapkan, dalam situasi pandemi Covid-19, kegiatan sertifikasi benih tetap di laksanakan. Tentunya dengan menggunakan metode kekinian yang bisa menjangkau masyarakat tapi tetap mengikuti protokoler yang ada.
Lihat Juga :