Menteri Rosan: Beroperasi 2025, PT Lotte Chemical Indonesia Percepat Hilirisasi
Rabu, 11 September 2024 - 13:45 WIB
loading...
Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani saat meninjau progres pembangunan pabrik PT LCI, Rabu (11/9/2024). FOTO/Hendri Irawan
A
A
A
CILEGON - Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan kehadiran pabrik petrokimia hilir oleh PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten mempercepat program hilirisasi, di mana hasil produksi pabrik ini nantinya akan mengurangi ketergantungan kita selama ini pada produk petrokimia impor.
“Ini akan menjadi substitusi impor, 30% untuk diekspor dan 70% untuk kebutuhan lokal. Pastinya kebutuhan dalam negeri harus terpenuhi dulu,” ungkap Rosan saat meninjau progres pembangunan pabrik PT LCI, Rabu (11/9/2024).
Adapun progres pembangunan pabrik petrokimia asal Korea Selatan ini, sudah mencapai 93% dan dipastikan rampung seluruhnya pada 2025 serta langsung beroperasional. "Pembangunan pabrik petrokimia hilir oleh PT Lotte Chemical ini menjadi salah satu wujud investasi yang telah terealisasi secara riil, tentu saya sangat mengapresiasi atas investasi ini," ujar Rosan.
Baca Juga: Tiga Proyek Pertamina Hulu Mahakam Pacu Target Migas Nasional
Diketahui, Korea Selatan merupakan salah satu negara yang cukup getol investasi besar ke Indonesia. Negara ini merupakan investor ke 7 terbesar di Indonesia dengan nilai USD2,5 miliar pada 2023. Salah satu investasi besar yang sudah terealisasi yakni pembangunan pabrik petrokimia oleh Lotte Chemical.
Perusahaan kimia umum Korea yang didirikan pada tahun 1976 ini telah tumbuh menjadi 7 terbesar di dunia dengan struktur keuntungan yang stabil. Realisasi investasi PT Lotte Chemical Indonesia yakni pada pembangunan proyek kompleks petrokimia hilir atau LOTTE Chemical Indonesia New Ethylene Project (LINE Project), berupa naphtha cracker senilai puluhan triliun rupiah yang berlokasi di Kota Cilegon, Banten.
“Ini akan menjadi substitusi impor, 30% untuk diekspor dan 70% untuk kebutuhan lokal. Pastinya kebutuhan dalam negeri harus terpenuhi dulu,” ungkap Rosan saat meninjau progres pembangunan pabrik PT LCI, Rabu (11/9/2024).
Adapun progres pembangunan pabrik petrokimia asal Korea Selatan ini, sudah mencapai 93% dan dipastikan rampung seluruhnya pada 2025 serta langsung beroperasional. "Pembangunan pabrik petrokimia hilir oleh PT Lotte Chemical ini menjadi salah satu wujud investasi yang telah terealisasi secara riil, tentu saya sangat mengapresiasi atas investasi ini," ujar Rosan.
Baca Juga: Tiga Proyek Pertamina Hulu Mahakam Pacu Target Migas Nasional
Diketahui, Korea Selatan merupakan salah satu negara yang cukup getol investasi besar ke Indonesia. Negara ini merupakan investor ke 7 terbesar di Indonesia dengan nilai USD2,5 miliar pada 2023. Salah satu investasi besar yang sudah terealisasi yakni pembangunan pabrik petrokimia oleh Lotte Chemical.
Perusahaan kimia umum Korea yang didirikan pada tahun 1976 ini telah tumbuh menjadi 7 terbesar di dunia dengan struktur keuntungan yang stabil. Realisasi investasi PT Lotte Chemical Indonesia yakni pada pembangunan proyek kompleks petrokimia hilir atau LOTTE Chemical Indonesia New Ethylene Project (LINE Project), berupa naphtha cracker senilai puluhan triliun rupiah yang berlokasi di Kota Cilegon, Banten.
Lihat Juga :