alexametrics

Harga Minyak Jatuh Karena Persediaan Minyak AS Bertambah

loading...
Harga Minyak Jatuh Karena Persediaan Minyak AS Bertambah
Harga minyak jatuh karena persediaan minyak AS bertambah. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
TOKYO - Harga minyak mentah diperdagangkan lebih rendah pada Selasa (29/10/2019), akibat pasokan minyak Amerika Serikat yang bertambah dan dibayang-bayangi kekhawatiran perlambatan ekonomi global, imbas perang dagang Washington dan Beijing.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent International turun 3 sen menjadi USD61,54 per barel pada pukul 01:37 GMT, melemah 0,7% dibandingkan sesi Senin kemarin.

Harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) berkurang 9 sen menjadi USD55,72 per barel, melanjutkan penurunan 1,5% pada sesi sebelumnya.



Pekan lalu, harga si emas hitam naik tajam akibat penurunan persediaan minyak AS dan tanda-tanda pelonggaran perang dagang Washington dan Beijing. Namun, pada pekan ini, harga minyak melemah seiring peningkatan pasokan minyak mentah AS.

Total persediaan minyak mentah AS diperkirakan telah meningkat sekitar 700.000 barel pada hari Minggu lalu. Begitu pula pasokan minyak mentah AS di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk WTI, telah meningkat sekitar 1,5 juta barel dalam sepekan hingga 25 Oktober.

Sementara itu, harga minyak berharap dari negosiasi perdagangan AS dan China. Perwakilan Dagang AS sedang mempelajari apakah akan memperpanjang penangguhan tarif atas produk China senilai USD34 miliar yang akan berlaku pada 28 Desember tahun ini, atau justru langsung menerapkannya.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Senin lalu, dirinya kemungkinan meneken perjanjian dagang dengan China lebih cepat dari jadwal, tetapi tidak menguraikan waktunya.

Presiden AS Trump dijadwalkan melakukan kesepakatan dengan Presiden China Xi Jinping bulan November depan pada pertemuan puncak di Chili. Perang dagang telah memukul pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia dan melemahkan harga minyak selama berbulan-bulan.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak