Harga Minyak Dunia Kembali Jatuh Diterpa Ketegangan Perdagangan AS-China

Senin, 04 Mei 2020 - 08:01 WIB
loading...
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga minyak mentah dunia kembali mengalami kejatuhan pada awal perdagangan, Senin (4/5/2020) setelah pekan lalu sempat menjaga tren keuntungan. Foto/Dok
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah dunia kembali mengalami kejatuhan pada awal perdagangan, Senin (4/5/2020) setelah pekan lalu sempat menjaga tren keuntungan. Namun kekhawatiran membanjirnya pasokan global membayangi seiring ketegangan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China dimana bisa menahan pemulihan ekonomi.

Dilansir Reuters hari ini, harga minyak mentah berjangka AS yakni West Texas Intermediate (WTI) turun ke level terendah USD18,32 per barel usai kehilangan USD1,46 yang setara dengan 7,6% dan terus merosot hingga USD18,27/barel pada pukul 00.08 GMT. Sementara itu kontrak yang menjadi patokan internasional itu tercatat naik 17% sepanjang pekan kemarin.

Sedangkan harga minyak Brent yang menjadi patokan terpantau anjlok 90 sen atau 3,4% menjadi USD25,54 per barel usai juga sempat menyentuh posisi terburuknya USD25,53/barel. Brent sendiri naik sekitar 23% minggu lalu setelah tiga minggu berturut-turut menelan kerugian.

Pasar menemukan dukungan minggu lalu saat produsen minyak utama yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia sepakat untuk mulai mengurangi produksi pada tanggal 1 Mei. Sementara dua produsen Amerika Serikat, Exxon Mobil Corp dan Chevron Corp, masing-masing mengatakan mereka akan memotong output sebesar 400.000 barel per hari pada kuartal ini.

Pemangkasan produksi dikombinasikan dengan melonggarkan pembatasan bisnis atau lockdown di beberapa negara bagian AS dan juga kota-kota lain di seluruh dunia. Hal ini diharapkan bisa menekan banjir bahan bakar global dan tekanan pada penyimpanan, hingga membantu untuk mendorong harga seperti minggu lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Rekomendasi
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
Dukung Vokasi, LG Hadirkan...
Dukung Vokasi, LG Hadirkan Kelas Multimedia Modern di SMKN 2 Tangerang Selatan
Nothing Ear (3a): Berani...
Nothing Ear (3a): Berani Beda di Pasar yang Menghukum Merek Asing
Berita Terkini
Rupiah Tembus 18.009...
Rupiah Tembus 18.009 per Dolar AS, Pasar Respons Negatif Mundurnya Bos BI
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Jatuh ke 6.185 di Tengah Mundurnya Bos BI
Purbaya Bakal Menemui...
Purbaya Bakal Menemui Pejabat BI usai Perry Warjiyo Mundur
Memahami Tugas Gubernur...
Memahami Tugas Gubernur BI dan Wewenangnya di Bank Indonesia
Tumbuh Bersama Danantara,...
Tumbuh Bersama Danantara, Pegadaian Catatkan Rekor Performa Positif Separuh Pertama 2026
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved