Kesepakatan Utang, China Ambil Alih Pengiriman Minyak Venezuela

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 20:40 WIB
loading...
Kesepakatan Utang, China...
China telah mempercayakan perusahaan negara yang fokus pada pertahanan untuk mengirimkan jutaan barel minyak Venezuela meskipun ada sanksi Amerika Serikat (AS). Foto/Dok Reuters
A A A
BEIJING - China telah mempercayakan perusahaan negara yang fokus pada pertahanan untuk mengirimkan jutaan barel minyak Venezuela meskipun ada sanksi Amerika Serikat (AS) . Disebutkan oleh tiga sumber dan data pelacakan kapal tanker, hal itu bagian dari kesepakatan untuk mengimbangi utang Caracas mencapai miliaran dolar kepada Beijing.

China National Petroleum Corp (CNPC) berhenti membawa minyak Venezuela pada Agustus 2019 setelah Washington memperketat sanksi terhadap eksportir Amerika Selatan itu. Tetapi mereka terus menemukan jalannya ke China melalui pedagang yang mengubah nama bahan bakar itu menjadi Malaysia, demikian yang dilaporkan Reuters.

Baca Juga: Balas China, AS Larang 26 Penerbangan dari 4 Maskapai

Sejak November 2020, China Aerospace Science and Industry Corp (CASIC) telah membawa minyak mentah Venezuela lewat tiga kapal tanker yang diperolehnya tahun itu dari PetroChina, kendaraan terdaftar CNPC, kata sumber itu. Minyak itu kemudian disimpan di sebuah peternakan tangki yang juga diambil alih dari PetroChina.

Tiga kapal tanker CASIC telah memuat di Venezuela dengan transponder mereka yang aktif, memungkinkan pelacakan pihak ketiga, seperti diperlihatkan data Eikon.

Perusahaan telah mengambil 13 kargo yang membawa total sekitar 25 juta barel minyak, termasuk dua kapal yang akan tiba di China pada bulan September, menurut jadwal pemuatan perusahaan minyak negara Venezuela PDVSA, dan data pelacakan kapal tanker dari Refinitiv dan Vortexa Analytics.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Rekomendasi
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Berita Terkini
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved