Ketegangan AS-China Memuncak Harga Minyak Kembali Jatuh

Senin, 25 Mei 2020 - 11:15 WIB
loading...
Ketegangan AS-China...
Harga minyak yang mulai merangkak naik dengan pelonggaran pembatasan corona harus kembali terhenti dengan meningkatnya ketegangan antara AS dan China. Foto/Ilustrasi
A A A
TOKYO - Harga minyak kembali menukik pada perdagangan di awal pekan ini di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China, terkait rencana Beijing memberlakukan undang-undang keamanan di Hong Kong dan kemungkinan sanksi dari Washington.

Harga minyak sebelumnya telah meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir karena pelonggaran pembatasan corona telah menyebabkan meningkatnya permintaan. Akan tetapi ketegangan antara AS dan China mulai membebani sentimen tersebut.

Minyak Brent tercatat turun USD19 sen, atau 0,5%, pada USD34,94 per barel. Sementara minyak acuan AS turun USD6 sen, atau 0,2%, menjadi USD33,19 per barel. Kedua kontrak telah meningkat selama empat minggu terakhir, meskipun harga masih turun sekitar 45% sepanjang tahun ini.

Polisi Hong Kong menggunakan gas air mata dan meriam air pada hari Minggu untuk membubarkan ribuan orang yang melakukan unjuk rasa menentang rencana Beijing untuk memberlakukan undang-undang keamanan nasional di kota itu.

"Undang-undang keamanan Hong Kong mengemas premi risiko perang dagang dalam jumlah besar," kata Stephen Innes, kepala strategi pasar di AxiCorp, yang dikutip Reuters, Senin (25/5/2020). Dia mencatat, hal itu menambah kekhawatiran pasar pekan lalu tentang tingkat stimulus kebijakan China.

Hubungan antara Washington dan Beijing memburuk sejak pecahnya pandemi Covid-19. Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping saling tuding selama wabah, termasuk tuduhan menutup-nutupi dan kurangnya transparansi. Perselisihan muncul antara dua negara itu terkait isu Hong Kong, hak asasi manusia, perdagangan, dan dukungan AS untuk Taiwan yang diklaim China.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Rekomendasi
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian dalam Islam, Kapan Anak Boleh Memilih Ayah atau Ibunya?
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Berita Terkini
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.056
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved