alexametrics

Rupiah Berbalik Menghijau Saat IHSG Sesi I Menyusut ke Level 6.263

loading...
Rupiah Berbalik Menghijau Saat IHSG Sesi I Menyusut ke Level 6.263
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) hingga sesi I perdagangan, Selasa (29/10/2019) berbalik menghijau mengiringi IHSG yang justru jatuh ke zona merah. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi I perdagangan, Selasa (29/10/2019) berbalik menghijau, setelah tergelincir pada awal sesi pagi tadi. Peningkatan kurs rupiah mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang justru jatuh ke zona merah.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp14.019/USD atau naik tipis dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.020/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.015 hingga Rp14.030/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.023/USD atau membaik dibandingkan penutupan kemarin di posisi Rp14.027/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.022-Rp14.032/USD.



Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan pada zona merah di level Rp14.028/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menyusut dari posisi sebelumnya Rp14.023/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang hari ini menyusut 2,27 poin atau -0.04% ke level 6.263,11 setelah tadi pagi menguat terbatas 0,04% ke level 6.267,68. Sedangkan pada sesi penutupan awal pekan kemarin, bertengger di posisi 6.265,38 lewat penguatan 13,04 poin alias 0,21%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,06 triliun dengan 12,49 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp343,12 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,44 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,10 triliun. Tercatat 196 saham naik, 224 turun dan 148 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO) serta PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI). Sedangkan, saham-saham dengan pelemahan yakni Waran Seri I Surya Fajar Capital Tbk. (SFAN-W), Waran Seri I Pool Advista Finance Tbk. (POLA-W) dan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC).
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak