Menteri Rosan Apresiasi Peningkatan Investasi PT Nippon Shokubai Indonesia

Rabu, 11 September 2024 - 17:32 WIB
loading...
Menteri Rosan Apresiasi...
PT Nippon Shokubai Indonesia meningkatkan nilai investasinya di tanah air sebesar USD110 juta. Foto/Dok. PT Nippon
A A A
CILEGON  - Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Nippon Shokubai Indonesia yang terus meningkatkan nilai investasinya di Indonesia.

"Perusahaan Nippon Shokubai ini sudah sejak 1996 dan telah banyak memberi manfaat besar, terutama menyerap tenaga kerja bagi lingkungan sekitar perusahaan," ujar Rosan saat meninjau pabrik milik PT Nippon Shibuga Indonesia, di Kota Cilegon, Banten, Rabu (11/9/2024).

Baca Juga : Menteri Rosan: Beroperasi 2025, PT Lotte Chemical Indonesia Percepat Hilirisasi

Ke depan, sambung Rosan, PT Nippon Shokubai Indonesia akan terus berekspansi dengan memperluas pembangunan pabrik. "Pembangunan pabrik fase keempat ini akan kita kawal dan ditargetkan beroperasi pada 2027 dengan nilai investasi USD110 juta," tukasnya.

Diketahui, saat ini PT Nippon Shokubai Indonesia (PT NSI) membangun pabrik ketiga guna menjaga pasokanAcrylic Aciddalam negeri menyusul permintaan domestik yang meningkat sekaligus menambah potensi pasar ekspor.

PT NSI menjadi satu-satunya perusahaan di Indonesia dan Asia Tenggara yang memproduksiAcrylic AciddanAcrylic Esters, sekaligus merupakan produsenSuperabsorbent Polymer(SAP) pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Acrylic AciddanAcrylic Estersmerupakan bahan kimiaintermediateyang pemanfaatannya sangat luas, antara lain untuk bahan baku pada industri emulsi, polimer dan resin, akrilik fiber, dan poliolefin kopolimer. Sedangkan SAP digunakan sebagaiabsorbentmaterial padadisposable baby diapersatau popok sekali pakai.

Nippon Shokubai Group memiliki 20 persen pangsa pasar dunia untuk produk SAP, sehingga menjadikan Nippon Shokubai Group sebagai pemasok terbesar SAP di dunia. Investasi proyekAcrylic AcidPT NSI tahap ketiga di Cilegon, Banten, menunjukkan bahwa potensi pengembangan industri kimiaintermediatesangat besar.

Dengan penambahan kapasitas produkAcrylic Acidsebesar 100 ribu ton/tahun, total kapasitasAcrylic AcidPT Nippon Shokubai Indonesia menjadi 240 ribu ton/tahun. Penambahan kapasitas produksi ini berkontribusi menjaga pasokan dalam negeri sebagai antisipasi meningkatnya permintaanAcrylic Aciddomestik, sekaligus menambah potensi pasar ekspor.

Dengan total nilai investasi sebesar 693 juta dolar AS hingga saat ini, PT NSI telah mampu menyerap tenaga kerja terampil dan membuka peluang lapangan pekerjaan baru.

Sebelumnya, di hari yang sama Rosan dan rombongan juga mengunjungi pabrik petrokimia hilir PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten. Menurut Rosan, kehadiran pabrik milik PT LCI ini turut mempercepat program hilirisasi.

"Hasil produksi pabrik ini nantinya akan mengurangi ketergantungan kita selama ini pada produk petrokimia impor. Ini akan menjadi substitusi impor, 30% untuk diekspor dan 70% untuk kebutuhan lokal. Pastinya kebutuhan dalam negeri harus terpenuhi dulu,” ungkap Rosan.

Baca Juga : Anggaran BKPM Dipangkas, Rosan : Target Investasi Rp1.905 Triliun Bakal Sulit Tercapai

Adapun progres pembangunan pabrik petrokimia asal Korea Selatan ini, sudah mencapai 93% dan dipastikan rampung seluruhnya pada 2025 serta langsung beroperasional.

"Pembangunan pabrik petrokimia hilir oleh PT Lotte Chemical ini menjadi salah satu wujud investasi yang telah terealisasi secara riil, tentu saya sangat mengapresiasi atas investasi ini," ujar Rosan.
(fch)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Rekomendasi
Menekraf Ajak Generasi...
Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
JPU Sebut Perbuatan...
JPU Sebut Perbuatan Dokter Tifa Membuat Jokowi Merasa Dihina Sehina-hinanya
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Berita Terkini
MPIX Tunjuk Nurfaizi...
MPIX Tunjuk Nurfaizi Suwandi jadi Komisaris Independen, Pertegas Ekspansi ke Remitansi Pekerja Migran
IHSG Jaga Tren Positif,...
IHSG Jaga Tren Positif, Hari Ini Ditutup Menguat ke 5.744
DJP Kejar Pajak Digital,...
DJP Kejar Pajak Digital, Jangan Kaget Pengguna Aplikasi Olahraga Strava Kena PPN 11%
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
Waste-to-Energy Dinilai...
Waste-to-Energy Dinilai Efektif Atasi Sampah Nasional, Asal Masyarakat Dilibatkan
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved