PLN EPI Gandeng Pupuk Indonesia dan ACWA Power Kembangkan Hidrogen Hijau
Kamis, 12 September 2024 - 12:56 WIB
loading...
PLN EPI menandatangani HoT Perjanjian Pembelian Hidrogen Hijau bersama PT Pupuk Indonesia (Persero), PT PLN IP, dan ACWA Power di sela Indonesia ISF 2024. FOTO/Dok.
A
A
A
JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani Head of Terms (HoT) Perjanjian Pembelian Hidrogen Hijau bersama PT Pupuk Indonesia (Persero), PT PLN Indonesia Power, dan ACWA Power. Kesepakatan yangdilakukan dalam rangkaian acara Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024 ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan hidrogen hijau yang akan digunakan sebagai bahan baku utama dalam produksi amonia hijau.
Baca Juga: Potensi Besar, Pemerintah Siapkan Regulasi Pengembangan Hidrogen
Direktur Gas & BBM PLN Energi Primer Indonesia Rakhmad Dewanto menjelaskan,hal ini sejalan dengan target pemerintah Indonesia untuk mencapai net zero emission (NZE) pada tahun 2060. Untuk itu, tegas dia, PLN berkomitmen mempercepat pengembangan energi terbarukan, termasuk hidrogen hijau. PLN saat ini telah menghasilkan 203 ton hidrogen hijau per tahun dari 22 instalasi hidrogen yang didukung oleh Renewable Energy Certificate dan sumber panas bumi.
"Langkah ini sejalan dengan upaya kami untuk memperkuat ekosistem hidrogen hijau yang lebih luas, termasuk dengan memulai pembangunan fasilitas hidrogen hijau dan pabrik amonia hijau di Jawa Timur pada tahun 2025-2026," kata Rakhmad dalam keterangannya, Kamis (12/9/2024).
Baca Juga: Bye-bye Bensin, Welcome Hidrogen! Toyota & BMW Bikin Kejutan dengan Mobil Hidrogen
Baca Juga: Potensi Besar, Pemerintah Siapkan Regulasi Pengembangan Hidrogen
Direktur Gas & BBM PLN Energi Primer Indonesia Rakhmad Dewanto menjelaskan,hal ini sejalan dengan target pemerintah Indonesia untuk mencapai net zero emission (NZE) pada tahun 2060. Untuk itu, tegas dia, PLN berkomitmen mempercepat pengembangan energi terbarukan, termasuk hidrogen hijau. PLN saat ini telah menghasilkan 203 ton hidrogen hijau per tahun dari 22 instalasi hidrogen yang didukung oleh Renewable Energy Certificate dan sumber panas bumi.
"Langkah ini sejalan dengan upaya kami untuk memperkuat ekosistem hidrogen hijau yang lebih luas, termasuk dengan memulai pembangunan fasilitas hidrogen hijau dan pabrik amonia hijau di Jawa Timur pada tahun 2025-2026," kata Rakhmad dalam keterangannya, Kamis (12/9/2024).
Baca Juga: Bye-bye Bensin, Welcome Hidrogen! Toyota & BMW Bikin Kejutan dengan Mobil Hidrogen
Lihat Juga :