5 Negara Afrika Jadi Importir Terbesar Gandum Rusia, Ini Daftarnya
Jum'at, 13 September 2024 - 08:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Rusia Panen Besar Gandum di Tengah Sanksi Barat, Sudah Terkumpul 90 Juta Ton
Menurut pernyataan tersebut, gandum Rusia lebih dulu menjalani penilaian kualitas dan keamanan yang ketat di laboratorium sebelum diekspor. Tes yang harus dilalui mencakup pengecekan apakah terdapat unsur-unsur beracun seperti timbal, kadmium, arsenik, merkuri, mikotoksin, dan kontaminasi dari kotoran.
Pusat Jaminan Kualitas Biji-bijian (Center of Grain Quality Assurance) mengoperasikan 16 cabang dan 18 laboratorium pengujian di daerah penghasil biji-bijian utama Rusia. Penilaian produk sesuai dengan protokol pengujian terperinci, mengeluarkan sertifikat keselamatan, kualitas, dan bebas GMO kepada eksportir, dan memastikan bahwa semua pengiriman memenuhi persyaratan ketat dari negara pengimpor.
Pada bulan Mei, Menteri Pertanian Rusia, Oksana Lut mengatakan, pada sesi pleno tentang ketahanan pangan di pameran internasional 'Rusia', bahwa ekspor biji-bijian diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari USD55 miliar pada tahun 2030.
Ia juga menambahkan, bahwa kementerian juga memperkirakan petani Rusia dapat meningkatkan produksi sebesar 25% dalam waktu enam tahun untuk memenuhi target presiden. Menteri Oksana Lut kemudian mengumumkan bahwa eksportir biji-bijian domestik akan mengalihkan fokus mereka ke pasar utama di Afrika Utara seiring sanksi Barat.
Menurut pernyataan tersebut, gandum Rusia lebih dulu menjalani penilaian kualitas dan keamanan yang ketat di laboratorium sebelum diekspor. Tes yang harus dilalui mencakup pengecekan apakah terdapat unsur-unsur beracun seperti timbal, kadmium, arsenik, merkuri, mikotoksin, dan kontaminasi dari kotoran.
Pusat Jaminan Kualitas Biji-bijian (Center of Grain Quality Assurance) mengoperasikan 16 cabang dan 18 laboratorium pengujian di daerah penghasil biji-bijian utama Rusia. Penilaian produk sesuai dengan protokol pengujian terperinci, mengeluarkan sertifikat keselamatan, kualitas, dan bebas GMO kepada eksportir, dan memastikan bahwa semua pengiriman memenuhi persyaratan ketat dari negara pengimpor.
Pada bulan Mei, Menteri Pertanian Rusia, Oksana Lut mengatakan, pada sesi pleno tentang ketahanan pangan di pameran internasional 'Rusia', bahwa ekspor biji-bijian diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari USD55 miliar pada tahun 2030.
Ia juga menambahkan, bahwa kementerian juga memperkirakan petani Rusia dapat meningkatkan produksi sebesar 25% dalam waktu enam tahun untuk memenuhi target presiden. Menteri Oksana Lut kemudian mengumumkan bahwa eksportir biji-bijian domestik akan mengalihkan fokus mereka ke pasar utama di Afrika Utara seiring sanksi Barat.
Lihat Juga :