Luhut Klaim e-Katalog Bisa Hemat Anggaran Ratusan Triliun dan Cegah Korupsi
Selasa, 17 September 2024 - 15:30 WIB
loading...
Luhut sebut satu pembelian item atau barang melalui e-Katalog bisa menghemat dana hingga 40 persen.Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mencatat Katalog Elektronik (e-Katalog) mampu menghemat anggaran negara hingga ratusan triliun. Jumlah tersebut dibukukan selama satu tahun terakhir.
Menurutnya, satu pembelian item atau barang melalui e-Katalog bisa menghemat dana hingga 40 persen. Meski begitu, Luhut enggan merinci nominal atau angka pasti dari anggaran yang ditekan tersebut.
Baca Juga : Luhut Harap Finalisasi Pembatasan Subsidi BBM Selesai Oktober 2024
“Sekarang anda tidak tahu selama setahun terakhir ini berapa ratus triliun yang dihemat KPK, coba dihitung berapa ratus triliun, satu komputer Odo (Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) lapor ke saya satu pembelian laptop, satu item itu bisa menghemat 40 persen dari berapa triliun,” ujar Luhut saat gelaran Temu Bisnis P3DN VIII, ICE BSD, Selasa (17/9/2024).
Adapun, jumlah item atau komoditas yang tersedia di e-Katalog naik signifikan. Hingga saat ini angkanya menyentuh 9,4 juta item yang sudah melakukan registrasi di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP).
Luhut menyebut, pemerintah akan mengelompokan 9,4 juta item tersebut. Selain itu, otoritas bakal menyusun kebijakan industri berdasarkan jumlah item yang terdaftar di e-Katalog.
Menurutnya, satu pembelian item atau barang melalui e-Katalog bisa menghemat dana hingga 40 persen. Meski begitu, Luhut enggan merinci nominal atau angka pasti dari anggaran yang ditekan tersebut.
Baca Juga : Luhut Harap Finalisasi Pembatasan Subsidi BBM Selesai Oktober 2024
“Sekarang anda tidak tahu selama setahun terakhir ini berapa ratus triliun yang dihemat KPK, coba dihitung berapa ratus triliun, satu komputer Odo (Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) lapor ke saya satu pembelian laptop, satu item itu bisa menghemat 40 persen dari berapa triliun,” ujar Luhut saat gelaran Temu Bisnis P3DN VIII, ICE BSD, Selasa (17/9/2024).
Adapun, jumlah item atau komoditas yang tersedia di e-Katalog naik signifikan. Hingga saat ini angkanya menyentuh 9,4 juta item yang sudah melakukan registrasi di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP).
Luhut menyebut, pemerintah akan mengelompokan 9,4 juta item tersebut. Selain itu, otoritas bakal menyusun kebijakan industri berdasarkan jumlah item yang terdaftar di e-Katalog.
Lihat Juga :