alexametrics

IHSG Akhir Pekan Ditutup Naik Tipis, Bursa Asia Memerah

loading...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Naik Tipis, Bursa Asia Memerah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Jumat (8/11/2019) ditutup merangkak untuk mencetak kenaikan tipis saat kebanyakan bursa utama Asia lainnya memerah. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Jumat (8/11/2019) ditutup merangkak untuk mencetak kenaikan tipis saat kebanyakan bursa utama Asia lainnya memerah, terkecuali Jepang. Hingga akhir sesi, IHSG menutup pekan ini dengan tambahan 12,36 poin atau 0,20% menjadi 6.177,99.

Sejak awal sesi, tekanan kepada bursa saham Tanah Air sudah terasa dengan penyusutan 13,290 poin atau 0,216% di posisi 6.152,33 dan berlanjut hingga siang. Pada sesi I, IHSG melemah 3,617 poin atau 0,059% menjadi 6.162,01 dari 6.165,62 di penutupan Kamis (7/11) kemarin.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,14 triliun dengan 9,18 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp985,12 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,79 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,80 triliun. Tercatat sebesar 196 saham menguat, 244 saham melemah dan 156 saham stagnan.



Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp775 menjadi Rp53.500, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) bertambah Rp670 ke posisi Rp3.510 dan PT Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO) meningkat Rp550 menjadi Rp2.780.

Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan yakni PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) turun Rp490 menjadi Rp3.500, PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP) menyusut Rp-200 ke posisi Rp4.550 serta PT Jaya Bersama Indo Tbk. (DUCK) berkurang Rp185 menjadi Rp1.875.

Di sisi lain pasar saham pasar saham Asia sebagian besar lebih rendah saat investor mencerna perkembangan perdagangan AS-China. Tercatat saham daratan China kehilangan keuntungan yang dicetak pada awal hingga berakhir tergelincir.

Komposit Shanghai menurun 0,49% menjadi 2.964,18 dan Komposit Shenzhen juga tergelincir 0,187% ke level 1.648,68. Sedangkan Indeks Hang Seng di Hong Kong pada detik-detik akhir perdagangan masih sulit bangkit dengan kehilangan mencapai 0,70%.

Indeks Kospi di Korea Selatan juga ambruk 0.33% untuk bertengger di 2.137,23, dengan saham chipmaker SK Hynix jatuh 1,56%. Saham di Australia juga diperdagangkan lebih rendah setelah ASX menyelesaikan perdagangan tepat di bawah garis datar di 6.724,10.

Jepang melawan tren keseluruhan secara regional, usai Nikkei menguat 0,26% untuk menutup sesi akhir pekan di 23.391,87 saetelah saham indeks kelas berat dan konglomerat SoftBank Group melonjak 2,79%. Indeks Topix juga naik 0,27% menjadi 1.702,77.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak