Hadiri FGD Kemenperin, Jababeka Cerita Tantangan dan Progres Dekarbonisasi
Rabu, 18 September 2024 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
Sementar itu, Regi Risman Sandi, Public Infra Manager Jababeka Infrastruktur dan NZICC Taskforce Leader mengatakan, Jababeka sudah menuju ke arah Eco-Industrial Park 2.0. Menurutnya, indikator utama di kinerja manajemen kawasan, kinerja lingkungan, kinerja sosial, dan kinerja ekonomi sudah ada di Kawasan Industri Jababeka. Dari sisi kinerja manajemen kawasan, Kawasan Industri Jababeka telah memiliki estate regulation yang holistik dengan bagian khusus untuk penegakannya.
Dalam hal kinerja lingkungan, Jababeka sudah cukup maju. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan Proper Hijau yang diperoleh tahun lalu dan menjadi satu-satunya untuk kategori Kawasan Industri.
”Dari sisi kinerja ekonomi, Jababeka memunculkan job creation dan value creation, terutama dengan adanya President University, universitas yang selalu bekerja sama dengan PT Jababeka Tbk dalam pengembangan talenta lokal agar dapat diserap oleh industri,” kata Regi dalam siaran persnya, Rabu (18/9/2024).
Di kinerja sosial, Jababeka memiliki program CSR yang cukup mumpuni bernama JABAT (Jababeka Bersahabat) yang mencakup bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan. “Jababeka juga memiliki NZICC yang menjadi komunitas dua arah sehingga aktivitas menuju industri hijau tidak hanya didorong oleh Jababeka sebagai pengelola kawasan, tetapi juga oleh para tenant-nya,” lanjutnya.
Menurut Regi, penting bagi kita untuk tetap mengikuti perkembangan zaman. Mempelajari arah pergerakan industri hijau dan mengadopsi solusi serta teknologi terkini guna mencapai konsep eco-industrial.
Dalam hal kinerja lingkungan, Jababeka sudah cukup maju. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan Proper Hijau yang diperoleh tahun lalu dan menjadi satu-satunya untuk kategori Kawasan Industri.
”Dari sisi kinerja ekonomi, Jababeka memunculkan job creation dan value creation, terutama dengan adanya President University, universitas yang selalu bekerja sama dengan PT Jababeka Tbk dalam pengembangan talenta lokal agar dapat diserap oleh industri,” kata Regi dalam siaran persnya, Rabu (18/9/2024).
Di kinerja sosial, Jababeka memiliki program CSR yang cukup mumpuni bernama JABAT (Jababeka Bersahabat) yang mencakup bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan. “Jababeka juga memiliki NZICC yang menjadi komunitas dua arah sehingga aktivitas menuju industri hijau tidak hanya didorong oleh Jababeka sebagai pengelola kawasan, tetapi juga oleh para tenant-nya,” lanjutnya.
Menurut Regi, penting bagi kita untuk tetap mengikuti perkembangan zaman. Mempelajari arah pergerakan industri hijau dan mengadopsi solusi serta teknologi terkini guna mencapai konsep eco-industrial.
Lihat Juga :