Merek Wadah Makanan Legendaris Tupperware Akhirnya Bangkrut

Kamis, 19 September 2024 - 16:50 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: X Turun Peringkat Merek Media Global, Elon Musk Disarankan Ganti Strategi

"Bahkan dengan neraca yang baru-baru ini direstrukturisasi dan dorongan keuangan sementara, leverage Tupperware yang tinggi, penjualan yang menurun, dan margin keuntungan yang menyusut terlalu berat untuk diatasi," kata James Gellert, Chief Eksekutif Firma Analisis Keuangan RapidRatings.

Perusahaan tersebut telah berusaha untuk membalikkan keadaan bisnisnya selama bertahun-tahun setelah melaporkan beberapa kuartal penjualan yang menurun. Namun, lonjakan biaya tenaga kerja, pengiriman, dan bahan baku pascapandemi seperti resin plastik terus menekan bisnisnya.

Saham perusahaan mengalami perubahan besar pada tahun 2023 di tengah reli "saham meme", di mana investor ritel berkoordinasi di media sosial dan memfokuskan taruhan mereka pada perusahaan yang sedang berjuang dengan bunga pendek yang tinggi.

Tupperware memiliki perkiraan aset sebesar USD500 juta hingga USD1 miliar, dan perkiraan kewajiban sebesar USD1 miliar hingga USD10 miliar, menurut pengajuan kebangkrutan. Perusahaan tersebut mencantumkan jumlah kreditor antara 50.001 dan 100.000. Perusahaan tersebut pada tahun 2023 telah menyelesaikan perjanjian dengan pemberi pinjamannya untuk merestrukturisasi kewajiban utangnya dan menandatangani bank investasi Moelis & Co untuk membantu mengeksplorasi opsi strategis.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
54 Tahun Bluebird Group:...
54 Tahun Bluebird Group: Konsistensi Membangun Kepercayaan dalam Setiap Perjalanan
Imbas Perang AS-Israel...
Imbas Perang AS-Israel Vs Iran, Perusahaan Tekstil dan Garmen Terancam Tutup
Kebangkrutan Massal...
Kebangkrutan Massal Guncang Jerman, Angkanya Tembus Rekor 2.108
Urus Perjalanan Bisnis...
Urus Perjalanan Bisnis Perusahaan Lebih Praktis dengan Bantuan 24 Jam
Strategi Tepat Mengelola...
Strategi Tepat Mengelola Pemesanan Tiket Pesawat Perjalanan Bisnis
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
Rekomendasi
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved