alexametrics

BI Lebih Baik Tahan Suku Bunga Demi Beri Waktu Bagi Perbankan

loading...
BI Lebih Baik Tahan Suku Bunga Demi Beri Waktu Bagi Perbankan
Bank Indonesia (BI) diyakini bakal menahan suku bunga acuan alias BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada level 5,00% demi memberikan waktu bagi perbankan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) diyakini bakal menahan suku bunga acuan alias BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada level 5,00% demi memberikan waktu bagi perbankan. Meski begitu ruang perubahan menurut Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah masih terbuka sebagai upaya mengantisipasi perlambatan ekonomi global.

"BI akan lebih baik bila menahan suku bunga, memberikan waktu berjalannya transmisi moneter sehingga suku bunga deposito dan suku bunga kredit bergerak turun mengikuti penurunan suku bunga acuan," ujar Piter saar dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Lebih lanjut terang dia, BI masih mempunyai ruang yang lebih luas untuk memainkan suku bunga dalam rangka mengantisipasi perlambatan ekonomi global. "Saya perkirakan BI, pada Kamis besok tidak akan menurunkan suku bunga acuan. Setelah empat bulan berturut-turut menurunkan suku bunga acuan," jelasnya.



Sebelumnya RDG BI pada 23-24 Oktober 2019, lalu memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis point menjadi 5,00% dari sebelumnya 5,25%. Selain itu BI juga menurunkan suku bunga deposit facility di angka 4,25%dan lending facility di 5,75

Keputusan bank sentral menurunkan suku bunga dikarenakan sejalan dengan inflasi yang rendah. Kebijakan tersebut konsisten dengan rendahnya prakiraan inflasi yang berada di bawah titik tengah sasaran, tetap menariknya imbal hasil investasi aset keuangan domestik sehingga mendukung stabilitas eksternal.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak