APBN Terakhir Era Jokowi per Akhir Agustus 2024 Defisit Rp153,7 Triliun
Senin, 23 September 2024 - 15:11 WIB
loading...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, defisit APBN 2024 ini masih dalam track sesuai dengan RUU APBN 2024. Defisit juga sejalan dengan pendapatan dan belanja negara. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ) pada akhir Agustus 2024 mengalami defisit sebesar Rp153,7 triliun atau 0,68% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Baca Juga: Sri Mulyani: Prabowo Janji Bakal Jaga Defisit APBN di Bawah 3%
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, defisit APBN 2024 ini masih dalam track sesuai dengan RUU APBN 2024. Defisit juga sejalan dengan pendapatan dan belanja negara.
"Dengan pendapatan dan belanja negara tersebut kita lihat defisit APBN adalah Rp153,7 triliun, atau 0,68 persen dari PDB,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi September 2024, Senin (23/9/2024).
Baca Juga: Sri Mulyani Lapor ke DPR: APBN Tekor Rp77 T di Semester I-2024
Baca Juga: Sri Mulyani: Prabowo Janji Bakal Jaga Defisit APBN di Bawah 3%
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, defisit APBN 2024 ini masih dalam track sesuai dengan RUU APBN 2024. Defisit juga sejalan dengan pendapatan dan belanja negara.
"Dengan pendapatan dan belanja negara tersebut kita lihat defisit APBN adalah Rp153,7 triliun, atau 0,68 persen dari PDB,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi September 2024, Senin (23/9/2024).
Baca Juga: Sri Mulyani Lapor ke DPR: APBN Tekor Rp77 T di Semester I-2024
Lihat Juga :