alexametrics

IHSG Ditutup Jatuh ke Posisi 6.100 Saat Bursa Asia Mixed

loading...
IHSG Ditutup Jatuh ke Posisi 6.100 Saat Bursa Asia Mixed
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Jumat (22/11/2019) semakin terpuruk saat bursa Asia bergerak mixed alias variatif. Foto/Dok, SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Jumat (22/11/2019) semakin terpuruk untuk jatuh semakin dalam ke zona merah. Hingga sesi penutupan, IHSG jatuh -17,12 poin atau setara -0,28% ke posisi 6.100,24.

Sebelumnya pada sesi siang, bursa saham Tanah Air masih tertekan usai kehilangan -20.64 poin atau -0.34% ke level 6.096,72. Hal ini setelah tadi pagi juga ambruk 1,57 poin atau 0,02% ke level 6.115,79. Pada penutupan Kamis kemarin, IHSG juga merosot -37,75 poin menjadi 6.117,36.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,12 triliun dengan 8,56 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp38,64 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,39 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,35 triliun. Tercatat sebesar 168 saham menguat, 268 melemah dan 161 stagnan.



Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) naik Rp530 menjadi Rp3.980, PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) bertambah Rp170 menjadi Rp3.180 dan Waran Seri I Pool Advista Finance Tbk. (POLA-W) melonjak Rp100 ke posisi Rp800.

Sedangkan saham-saham dengan pelemahan yakni PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS) turun Rp160 menjadi Rp4.710, PT Meta Epsi Tbk. (MTPS) menyusut Rp135 menjadi Rp1.215 serta PT Map Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) lebih rendah Rp75 menjadi Rp5.025.

Di sisi lain hingga sesi sore perdagangan, Jumat hari ini terpantau bursa Asia bergerak mixed alias variatif setelah sepanjang pekan ini tertekan seiring ketidakpastian yang meliputi perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China. Pada sesi penutupan, bursa saham daratan China jatuh dipimpin pelemahan komposit Shanghai sebesar 0,63% menjadi 2.885,29.

Kemudian tren negatif juga menimpa Komposit Shenzhen yang anjlok hingga 1,454% untuk menyentuh level 1.607,51. Berbanding terbalik, indeks Hang Seng di Hong Kong justru merangkak naik usai mendapatkan tambahan 0,48% di posisi 26.595,08.

Pada tempat lain, indeks Nikkei Jepang juga lebih tinggi 0,32% untuk berakhir pada posisi 23.112,88 sedangkan indeks Topix mengakhir perdagangan dengan peningkatan 0,12% menjadi 1.691,34. Lonjakan juga terlihat pada indeks Kospi, Korea Selatan usai bertambah 0,26% menjadi 2.101,96.

Sementara itu saham patokan Australia yakni S&P/ASX 200 menyelesaikan perdagangan akhir pekan dengan 0,55% lebih tinggi di level 6.709,80. Secara keseluruhan indeks MSCI Asia di luar Jepang menghijau dengan penguatan mencapai sebesar 0,13%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak