44 Kementerian dan Lembaga Era Prabowo, Pengamat Kebijakan Publik: Oke-oke Saja, Asal...
Selasa, 24 September 2024 - 16:22 WIB
loading...
Rencana presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menambah jumlah kementerian menjadi 44 dalam kabinetnya telah memicu beragam tanggapan, berikut kata pengamat kebijakan publik. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Rencana presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menambah jumlah kementerian menjadi 44 dalam kabinetnya telah memicu beragam tanggapan dari berbagai pihak. Penambahan ini dinilai bisa memberikan peluang yang lebih besar untuk pelayanan publik , namun juga menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas dan koordinasi antar kementerian.
Baca Juga: Prabowo Disebut Akan Punya 44 Kementerian, Bahlil : Gak Masalah Kok
Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah mengatakan, penambahan jumlah kementerian sepanjang tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dinilai tidak menjadi masalah.
“Kami melihatnya oke-oke saja, dalam arti malah memberikan peluang yang lebih besar untuk pelayanan publik,” kata Trubus dalam Market Review IDX Channel pada Selasa (24/9/2024).
Baca Juga: Prabowo Mau Bikin Kementerian/Lembaga Baru, Bagaimana Anggarannya?
Baca Juga: Prabowo Disebut Akan Punya 44 Kementerian, Bahlil : Gak Masalah Kok
Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah mengatakan, penambahan jumlah kementerian sepanjang tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dinilai tidak menjadi masalah.
“Kami melihatnya oke-oke saja, dalam arti malah memberikan peluang yang lebih besar untuk pelayanan publik,” kata Trubus dalam Market Review IDX Channel pada Selasa (24/9/2024).
Baca Juga: Prabowo Mau Bikin Kementerian/Lembaga Baru, Bagaimana Anggarannya?
Lihat Juga :