Mengeksplorasi Tren Blockchain di Ajang TOKEN2049 dan DeGen Summit

Selasa, 24 September 2024 - 10:11 WIB
loading...
Mengeksplorasi Tren...
Kommunitas, sebagai salah satu launchpad terdesentralisasi dengan reputasinya di dunia blockchain, berpartisipasi dalam TOKEN2049 serta peran pentingnya sebagai sponsor di DeGen Summit 2024. Foto/Dok
A A A
SINGAPURA - Kommunitas, sebagai salah satu launchpad terdesentralisasi dengan reputasinya di dunia blockchain , berpartisipasi dalam TOKEN2049 serta peran pentingnya sebagai sponsor di DeGen Summit 2024. Dua acara besar yang berlangsung selama TOKEN2049 Week di Singapura, menjadi momen penting bagi Kommunitas dalam upayanya mendorong batasan dalam teknologi blockchain.



Sebagai konferensi blockchain terbesar di dunia, TOKEN2049 mempertemukan pemain-pemain paling berpengaruh dalam ekosistem blockchain. Acara ini memberikan Kommunitas kesempatan sempurna untuk memamerkan inovasi terbarunya. Dengan ribuan peserta, konferensi ini merupakan kesempatan yang tepat bagi Kommunitas untuk menjalin hubungan dengan pemangku kepentingan, inovator, dan investor.

Sebagai bagian dari keterlibatannya di TOKEN2049 Week, Kommunitas menjadi sponsor DeGen Summit 2024. Acara bergengsi ini berfokus pada inovasi, kolaborasi, dan jaringan di komunitas Web3 dan blockchain. Di sini, para startup, venture capitalist (VC), dan key opinion leaders (KOL) berkumpul untuk membahas peluang investasi dan masa depan Web3.

Sponsorship ini membuka peluang networking dengan para pemangku kepentingan utama di industri, memungkinkan Kommunitas untuk membangun kemitraan strategis dan menarik investor potensial. Dengan mensponsori acara ini, Kommunitas juga memperkuat kredibilitasnya sebagai pemimpin pemikiran dalam inovasi blockchain.



TOKEN2049 mempertemukan papan figur terbaik di dunia Web3, menawarkan wawasan mendalam tentang tren dan teknologi yang akan mendorong siklus pasar berikutnya. Salah satu topik utama di acara ini adalah tokenisasi Aset Dunia Nyata (Real World Assets - RWA), yang sejalan dengan visi Kommunitas.

Tokenisasi RWA memungkinkan aset-aset konvensional seperti properti dan komoditas yang sebelumnya tidak likuid menjadi likuid, sehingga membuka peluang investasi baru dan mempermudah akses ke pasar keuangan global.

Selain itu, integrasi AI ke dalam sistem terdesentralisasi, yang juga menjadi topik hangat di TOKEN2049, memiliki potensi untuk merevolusi cara kerja aplikasi blockchain. AI dapat mengotomatisasi smart contract, meningkatkan prediksi analitik, dan memperbaiki pengalaman pengguna.

Hal ini sangat sesuai dengan rencana Kommunitas untuk mengintegrasikan solusi berbasis AI ke platform mereka. Inovasi canggih ini diharapkan dapat membentuk pasar bullish berikutnya, dan Kommunitas telah menempatkan dirinya untuk memanfaatkan tren ini.

CEO Kommunitas, Robby Jeo menyatakan, TOKEN2049 di tahun 2024 menampilkan kemajuan signifikan dalam bagaimana AI akan terintegrasi dengan teknologi blockchain, menawarkan peluang luar biasa untuk otomatisasi, efisiensi, dan analitik prediktif di seluruh ekosistem terdesentralisasi.

Selain itu, semakin jelas pentingnya membawa Aset Dunia Nyata (RWA) ke dalam blockchain untuk mendemokratisasi akses terhadap pasar keuangan konvensional.

"Dengan menggabungkan dua tren besar ini, AI dan RWA, kami memposisikan diri di titik temu inovasi ini untuk memimpin gelombang perubahan berikutnya di blockchain. Kami yakin adopsi AI dan tokenisasi RWA tidak hanya akan merevolusi sektor blockchain tetapi juga menjadi pendorong utama dalam siklus pasar bullish berikutnya," ungkap CEO Kommunitas, Robby Jeo.

Setelah acara besar ini, Kommunitas akan fokus pada beberapa pengembangan inovatif yang akan menempatkannya sebagai pemimpin dalam siklus pasar blockchain berikutnya, dipimpin oleh tokenisasi RWA dan integrasi AI.

Saat ini, Kommunitas tengah bersiap untuk meluncurkan launchpad khusus Real World Assets (RWA), yang memungkinkan tokenisasi aset fisik seperti properti, menjembatani keuangan konvensional dengan solusi terdesentralisasi, serta membuka likuiditas baru bagi para investor.

Selain itu, Kommunitas juga sedang mengembangkan Smart Chatbot AI untuk membantu pengguna dalam navigasi platform, memberikan dukungan secara real-time, dan memperlancar interaksi. Lebih dari sekadar chatbot, Kommunitas melihat potensi besar Artificial Intelligence (AI) untuk mengubah keuangan terdesentralisasi.

Inilah sebabnya mereka tengah mengeksplorasi integrasi AI yang lebih mendalam sebagai tren utama di ekosistem blockchain. Dengan TOKEN2049 dan DeGen Summit sebagai platform yang sempurna untuk eksposur, Kommunitas siap menjalin kemitraan strategis dan mengeksplorasi tren blockchain di masa depan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Geser Hong Kong, Moskow...
Geser Hong Kong, Moskow Jadi Kota Kedua dengan Miliarder Terbanyak
Sektor Industri Terdampak...
Sektor Industri Terdampak Tarif Impor AS, Pengamat: Respons RI Kalah Cepat Dibanding Vietnam
Habis Libur Lebaran,...
Habis Libur Lebaran, Harga Emas Malas Bergerak di Akhir Minggu
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
Menilik Alasan di Balik...
Menilik Alasan di Balik Trump Terapkan Tarif Impor 32% ke Indonesia
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
Daftar 75 Negara yang...
Daftar 75 Negara yang Kena Tarif Impor Trump: Indonesia 32%, Vietnam 46%
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Puluhan Negara Lainnya
Janji Manis Wamenaker,...
Janji Manis Wamenaker, Bakal Rekrut Kembali Korban PHK Sritex
Rekomendasi
Waspadai Banjir Jakarta!...
Waspadai Banjir Jakarta! Pintu Air Sunter Hulu Siaga Satu
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Harus Selalu Menjaga Wudu
Cerita Pemudik Terjebak...
Cerita Pemudik Terjebak Berjam-jam di Pantura Cirebon saat Arus Balik
Berita Terkini
Mengakali Tarif Impor...
Mengakali Tarif Impor Terbaru Trump, Industri Tekstil Sebut Bisa dengan Kapas
3 jam yang lalu
AS Pasar Utama Ekspor...
AS Pasar Utama Ekspor Mebel Indonesia, Tarif Terbaru Trump Bisa Berdampak Buruk
5 jam yang lalu
Awasi Efek Lanjutan...
Awasi Efek Lanjutan Tarif AS, Baja Impor Bisa Membanjiri Pasar RI
5 jam yang lalu
Pemimpin ASEAN Bersatu...
Pemimpin ASEAN Bersatu Respons Tarif Impor Terbaru AS
6 jam yang lalu
Respons Tarif Trump...
Respons Tarif Trump Terbaru, Industri Galangan Kapal Butuh Kebijakan Impor Friendly
6 jam yang lalu
Pembayaran Retribusi...
Pembayaran Retribusi Jakarta Kini Bisa Lewat Aplikasi, QRIS dan Gerai Ritel
7 jam yang lalu
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved