BRICS Bocorkan Mata Uang Resmi Penantang Dolar AS, 40% Bertabur Emas

Kamis, 26 September 2024 - 07:47 WIB
loading...
BRICS Bocorkan Mata...
BRICS bersiap meluncurkan mata uang baru yang terkait dengan emas bersama dengan sekumpulan mata uang lokal. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - BRICS bersiap meluncurkan mata uang baru yang terkait dengan emas bersama dengan sekumpulan mata uang lokal. Mendukung mata uang baru dengan emas akan membantu mengakhiri ketergantungan pada dolar Amerika Serikat (AS) dan mengaitkan dengan sekeranjang mata uang lokal akan meningkatkan perdagangan asli negara berkembang.

Dolar AS berjalan berdasarkan mekanisme penawaran dan permintaan, dan jika tidak ada permintaan di pasar global, maka USD akan mengalami defisit. BRICS dapat melengkapi mata uang barunya dengan emas dan sekeranjang mata uang lokal dan maju tanpa dolar AS.

Baca Juga: Uni Eropa Tarik Rem Darurat, Serukan Larangan Impor dari Ukraina

Sementara negara-negara berkembang mendapatkan keuntungan dari perkembangan ini, sedangkan ekonomi AS dan dolar akan terpukul. BRICS direncanakan akan melengkapi mata uang barunya dengan emas bersama sekeranjang mata uang lokal sehingga terus melaju tanpa dolar AS.

Menurut laporan yang disitir dari Watcher Guru, BRICS akan segera meluncurkan mata uang resmi penantang dolar AS. Mata uang BRICS yang baru akan terdiri dari dukungan 40% emas dan 60% dengan sekeranjang mata uang lokal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Rekomendasi
Festival Perahu Naga...
Festival Perahu Naga Bakal Meriahkan Lagi Puncak Liburan Musim Panas di Hong Kong
Road to Kilau Raya Mojokerto...
Road to Kilau Raya Mojokerto : MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Berita Terkini
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved