Harga Lithium Terus Merosot, Perusahaan Tambang Australia Tumbang
Kamis, 26 September 2024 - 20:23 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian pada bulan Agustus, perusahaan AS, Albemarle mengatakan, akan mengurangi produksi di pabrik pengolahan lithium Kemerton, yang terletak sekitar 170 km (100 mil) di bagian selatan Perth. Hal ini diperkirakan akan menyebabkan lebih besar adanya pengurangan karyawan.
Selain itu Arcadium Lithium pada bulan ini, mengumumkan bahwa mereka akan menutup tambang Mt Cattlin di Australia Barat, ketika mereka menyalahkan akibat dari harga yang terlalu rendah. Saham Arcadium Lithium terdaftar di AS dan Australia.
Di sisi lain ketika ada beberapa produsen menunda pekerjaan, perusahaan yang lain justru melakukan perluasan dengan keyakinan bahwa permintaan global untuk lithium serta harga bakal bangkit kembali.
Pilbara Minerals menjadi salah satunya, penambang yang berbasis di Perth ini terus meningkatkan produksi bijih lithiumnya sebesar 50% selama satu tahun ke depan.
"Apa yang telah kami pelajari secara historis dari harga lithium adalah, semua itu dapat berubah, dan dapat terjadi dengan cepat," kata direktur pelaksana Dale Henderson baru-baru ini kepada ABC News.
"Itu tidak terlalu mengganggu kami karena kami tahu prospek jangka panjangnya fantastis," ungkapnya.
Selain itu Arcadium Lithium pada bulan ini, mengumumkan bahwa mereka akan menutup tambang Mt Cattlin di Australia Barat, ketika mereka menyalahkan akibat dari harga yang terlalu rendah. Saham Arcadium Lithium terdaftar di AS dan Australia.
Di sisi lain ketika ada beberapa produsen menunda pekerjaan, perusahaan yang lain justru melakukan perluasan dengan keyakinan bahwa permintaan global untuk lithium serta harga bakal bangkit kembali.
Pilbara Minerals menjadi salah satunya, penambang yang berbasis di Perth ini terus meningkatkan produksi bijih lithiumnya sebesar 50% selama satu tahun ke depan.
"Apa yang telah kami pelajari secara historis dari harga lithium adalah, semua itu dapat berubah, dan dapat terjadi dengan cepat," kata direktur pelaksana Dale Henderson baru-baru ini kepada ABC News.
"Itu tidak terlalu mengganggu kami karena kami tahu prospek jangka panjangnya fantastis," ungkapnya.
Lihat Juga :